Serie A
INTER MILAN: Conte Kecele, Eriksen Tak Bisa Bermain di Posisi Pirlo sebagai Deep-Lying Playmaker
Setelah didatangkan pada Januari, mantan gelandang Tottenham Hotspur itu ternyata membuat kecewa Conte setelah tampil tidak seperti yang diharapkan
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Menurut Tuttosport, pemain Denmark itu secara terbuka mengeluh lagi tentang waktunya di Nerazzurri awal pekan ini, seperti yang dia lakukan di jeda internasional terakhir.
Nerazzurri telah memutuskan bahwa waktunya di Inter Milan sudah habis dan akan menjualnya di bursa transfer Januari mendatang, apalagi mengingat gajinya yang tinggi.
Eriksen mendapatkan sekitar € 7,5 juta, plus tambahanhingga jumlahnya meningkat menjadi hampir € 10 juta - gaji yang sangat tinggi untuk pemain yang hampir tidak penting.
Nerazzurri hanya akan menerima penjualan atau pinjaman definitif dengan kewajiban untuk membeli, lanjut laporan itu, karena mereka ingin melepas pemain secara permanen.
Artinya, Tim Biru-Hitam sudah tidak ingin lagi melihat mantan pemain Tottenham Hotspur itu kembali lagi di akhir musim berikutnya.
Real Madrid dan Paris Saint-Germain disebut tertarik pada Eriksen Januari lalu, sedangkan Bayern Munchen juga mempertimbangkannya dan juga beberapa klub Inggris.
Mantan gelandang serang Totttenham Hotspur itu mengakui kepindahannya ke Italia tidak berjalan sesuai harapannya dan kemungkinan bisa segera berakhir.
“Ini (nasibnya di Inter saat ini) bukan yang saya impikan,” kata Eriksen dikutip Tribun Jogja dari TV2 via SempreInter.
“Semua pemain ingin bermain sebanyak mungkin, tapi pelatih (Conte) memutuskan siapa yang akan pergi ke lapangan.
"Ini adalah situasi yang aneh, karena para penggemar ingin melihat saya bermain lebih banyak dan begitu juga saya, tetapi pelatih memiliki ide yang berbeda dan sebagai pemain saya harus menghormati itu."
Masa depan Eriksen bersama Nerazzurri kemudian menggantung, hingga dia dilaporkan ditawarkan kembali ke klub London Utara.
Namun Spurs ternyata tidak tertarik dengan pemain yang telah memaksa memutuskan meninggalkan mereka untuk bergabung dengan klub lain.
Menanti Januari
Pemain Denmark itu memiliki tujuh minggu untuk membalikkan keadaan di Inter, tetapi dia bisa hengkang jika keadaannya tidak juga membaik.
"Saya berkonsentrasi pada sepak bola saya, kemudian ketika jendela transfer dibuka, kami akan melihat apakah sesuatu akan terjadi atau tidak," kata Eriksen.
Eriksen hanya mencatatkan tiga pertandingan sebagai starter di Serie A musim ini, dan pada setiap kesempatan dia diganti sekitar satu jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/christian-eriksen-mengalahkan-gaetano-castrovilli-saat-inter-vs-fiorentina-26-sept-2020-di-san-siro.jpg)