FAKTA Seputar Remaja Perempuan 18 Tahun yang Tega Membunuh dan Buang Bayinya Sendiri ke Selokan

Bayi malang tersebut ditemukan di sebuah saluran air tepat di samping sebuah gerbang pagar rumah warga.

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, BOGOR - Seorang remaja perempuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, tega membuang bayinya sendiri ke selokan. 

Diketahui, remaja perempuan tersebut berinisial NS dan masih berusia 18 tahun.

Bahkan, remaja perempuan tersebut juga membunuh bayi yang ia lahirkan sendiri itu, sebelum akhirnya membuang jasadnya ke selokan.

Kasus tersebut terungkap saat warga Kampung Kramat, RT 02/02, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi, Kamis (12/11/2020) lalu.

Bayi malang tersebut ditemukan di sebuah saluran air tepat di samping sebuah gerbang pagar rumah warga.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Yanih (49) sekitar pukul 05.30 WIB.

"Pager kan kalau malem saya gembok. Pagi saya buka. Saya lihat kok banyak lalat masuk ke dalem (gerbang)," kata Yanih kepada TribunnewsBogor.com.

Baca juga: Kapolres Sleman: Pembuangan Bayi Adalah Tindak Pidana, Hukuman 5 Tahun Penjara

Baca juga: Hingga September 2020, Dinsos Sleman Catat 10 Kasus Pembuangan Bayi

Setelah mencari-cari sumber berkumpulnya lalat tersebut, Yanih mendapati ternyata lalat-lalat itu berasal dari selokan samping gerbang rumah.

Yanih menemukan bungkusan kain kemeja warna gelap membungkus sesuatu yang menimbulkan bau tak sedap.

"Dikira saya itu kucing gitu, mau saya kubur. Lalat udah penuh, saya lihat kayak bola kebungkus kemeja warna gelap gitu. Saya penasaran, koer-koer pakai bambu sambil turun ke situ, saya buka," kata Yanih.

Setelah itu, dia langsung melapork ke RT setempat dan sekitar pukul 07.00 WIB polisi berdatangan kemudian mayat bayi tersebut dievakuasi.

Yanih mengatakan bahwa sehari sebelumnya bungkusan kain kemeja tersebut tak ada di selokan tersebut.

"Kemarin lalat itu enggak ada, lalatnya lalat ijo yang gede-gede itu. Kemarin jam 13.00 WIB-an saya bersihin sampah di sini, tapi tidak bungkusan yang bau itu, baru tadi pagi aja," katanya.

Warga Kampung Kramat, RT 02/02, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi, Kamis (12/11/2020).
Warga Kampung Kramat, RT 02/02, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi, Kamis (12/11/2020). (Tribunnewbogor.com/ Naufal Fauzy)

Menyikapi hal tersebut, kepolisian pun bergerak cepat hingga akhirnya menangkap NS yang tak lain ibu dari bayi malang tersebut.

"Pelaku pembunuhan bayi yang dibuang ke dalam selokan di Kampung Kramat Cibinong berhasil kami ungkap. Pelaku merupakan ibu kandungnya sendiri berinisial NS (18)," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Dibunuh di kamar mandi

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, menjelaskan bahwa pelaku melakukan tindakan kejinya itu di sebuah kamar mandi.

"Jadi pelaku ini melakukan perbuatan kejinya pada hari Senin (09/11/2020) sekitar jam 03.00 WIB di kamar mandi rumahnya," kata AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Roland menjelaskan bahwa setelah bayi laki-lakinya itu dilahirkan, pelaku nekat mencekik bayinya sendiri.

Kemudian pelaku memotong tali ari-ari sang bayi dengan pisau dapur.

"Lalu membungkus bayinya dengan kantong plastik warna hitam dan membuang ke selokan yang tidak jauh dari rumahnya," kata Roland.

Baca juga: Kisah Cinta Terlarang Kakak dan Adik Ipar, Lakukan Hubungan Badan hingga Akhirnya Buang Bayi

Baca juga: Cerita Nana Mirdad Temukan Mayat Bayi di Pinggir Jalan Hingga Syok

Pelaku pembuang bayi di sebuah Selokan di Kampung Kramat, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor telah ditangkap polisi.

Motif pelaku melakukan aksi kejinya itu, kata Roland, adalah rasa malu karena punya anak di luar nikah.

"Pelaku melakukan aksi kejinya ini dengan motif rasa malu, karena mempunyai anak di luar nikah dan sang pacar tidak mau bertanggung jawab," kata Roland.

Lanjut Roland, saat ini pelaku sudah ditahan dan dikenakan pasal 340 KUHP dan Pasal 80 ayat 3 UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara diatas 7 tahun. 

Sempat Berpura-pura Menonton Evakuasi

Pasca pelaku ini membuang jasat bayinya di selokan, dia sempat kembali ke lokasi pembuangan bayinya itu.

Dia berpura-pura penasaran dan menonton seperti warga lainnya agar tak dicurigai tak lama setelah sesosok mayat bayi laki-laki itu ditemukan warga.

"Waktu di TKP, dia ikut ngeliat, nimbrung, nonton dia di TKP itu," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Pelaku pembuang bayi di sebuah Selokan di Kampung Kramat, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor telah ditangkap polisi.
Pelaku pembuang bayi di sebuah Selokan di Kampung Kramat, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor telah ditangkap polisi. (dok.istimewa)

Meski begitu, setelah penyelidikan pihak kepolisian dilakukan, sosok pelaku yang masih usia 18 tahun ini tetap terungkap.

Sebelum dibuang ke selokan, di hadapan polisi pelaku mengaku sempat mengubur jasad bayinya itu di sekitar rumahnya selama beberapa hari.

Namun, karena merasa takut ketahuan, pelaku membongkar kembali kuburan itu.

Sempat Kubur Bayi yang Dibunuhnya Selama 3 Hari

Fakta baru terungkap, remaja 18 tahun bernisial NS ternyata sempat mengubur mayat bayi yang dibunuhnya sebelum dibuang ke selokan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bayi yang merupakan darah dagingnya tersebut dikubur selama tiga hari sampai akhirnya kuburan jasad sang bayi dibongkar pelaku.

Setelah itu, pelaku membuangnya ke tempat lain dengan ditaruh begitu saja di sebuah selokan yang juga tak begitu jauh dari rumahnya.

"Iya sempat dikubur, lalu dibongkar lagi. Karena dia bingung katanya. Katanya kalau dikubur takutnya bau, jadi mendingan dibuang (ke selokan), gitu," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Apa yang dilakukan pelaku ini justru membuat mayat bayi malang itu lebih cepat ditemukan warga.

Selain karena menimbulkan bau tak sedap, mayat bayi laki-laki itu juga dibuang di sebuah selokan yang cukup dekat dengan akses jalan perlintasan warga.

"Mungkin dia berpikir jika dikubur dekat rumah kalau ketahuan lebih curiga ke dia (pelaku). Tapi kalau dibuang, orang gak akan nyangka itu dari mana," kata Yunli. (*)

Sebagian dari artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Pacar Tak Mau Tanggung Jawab, Remaja Perempuan di Cibinong Habisi Bayinya yang Baru Dilahirkan

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved