COVID-19: Kapan Kehidupan Normal Kembali? Ini Kata Pencipta Vaksin Virus Corona

Prof Ugur Sahin, satu dari pendiri BioNTech, memberikan harapan bahwa suntikan itu dapat mengurangi separuh penularan virus

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
DOK. TRIBUNJOGJA
Protokol kesehatan physical distancing di YIA. Pakar memperkirakan keadaan akan normal kemabli pada Desember 2021 mendatang. 

"Musim panas akan membantu kami karena tingkat infeksi akan turun di musim panas dan yang mutlak penting adalah kami mendapatkan tingkat vaksinasi yang tinggi sampai atau sebelum musim gugur/musim dingin tahun depan."

Prof Sahin mengatakan adalah penting bahwa semua program imunisasi diselesaikan sebelum musim gugur mendatang.

Ditanya apakah vaksin itu efektif pada orang tua seperti pada orang yang lebih muda, dia mengatakan dia berharap mendapat ide yang lebih baik dalam tiga minggu ke depan.

Dia mengatakan belum diketahui berapa lama kekebalan akan bertahan setelah dosis kedua vaksin diberikan.

Namun, kata dia, imunisasi booster tidak boleh terlalu rumit jika ditemukan kekebalan berkurang secara signifikan setelah satu tahun.

Efek samping vaksin

Prof Sahin juga mengatakan efek samping utama dari vaksin yang terlihat sejauh ini adalah rasa sakit ringan hingga sedang di tempat suntikan selama beberapa hari, sementara beberapa peserta mengalami demam ringan hingga sedang selama periode yang sama.

"Kami tidak melihat adanya efek samping serius lainnya yang akan mengakibatkan penundaan atau penghentian penelitian," tambahnya.

Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing.
Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. (NICOLAS ASFOURI / AFP)

Vaksinnya adalah satu dari 11 vaksin yang saat ini dalam tahap akhir pengujian.

Ini tidak akan dirilis untuk digunakan di Inggris sampai lulus uji keamanan akhir dan mendapat persetujuan dari Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA).

Kepala badan tersebut mengatakan tidak akan menurunkan standar keamanannya meski perlu mendapatkan vaksin dengan cepat.

Jika disetujui, NHS akan siap meluncurkan vaksin mulai Desember, kata Menteri Kesehatan Matt Hancock.

Perdana Menteri Boris Johnson telah mendesak orang-orang untuk tidak mengendurkan tekad mereka sementara itu, dengan mengatakan pengembangan vaksin mengatasi satu rintangan yang signifikan tetapi masih ada beberapa lagi yang harus dilakukan.

Efektivitas vaksin

Sementara itu, kekhawatiran telah dikemukakan bahwa bentuk virus yang bermutasi dapat menghambat efektivitas vaksin di masa depan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved