Update Corona DI Yogyakarta
UPDATE 18 Orang Sekeluarga di Yogyakarta Positif Covid-19, 16 Orang Isolasi Mandiri, 2 Dirawat
UPDATE 18 Orang Sekeluarga di Yogyakarta Positif Covid-19, 16 Orang Isolasi Mandiri, 2 Dirawat
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Hari Susmayanti
Sebab, kepala keluarga yang meninggal dengan status positif covid-19 tersebut sebelumnya memiliki mobilitas yang cukup tinggi.
Yang bersangkutan sering mengantarkan istrinya pergi ke Pasar Beringharjo untuk berjualan makanan keliling.
Karena itu, pihaknya tak menutup kemungkinan, akan menempuh screening di pasar tradisional itu.
"Tapi, sekarang kita pastikan Pasar Beringharjo masih buka seperti biasa, kita masih coba menelusuri, dimana saja dia jualannya.
Apakah jualan hanya di satu blok saja, atau di mana, kami belum bisa memastikan," terangnya.
Oleh sebab itu, Heroe pun menegaskan, rentetan kasus ini belum bisa disebut sebagai klaster penularan baru, karena sebarannya masih sebatas di lingkup keluarga, atau dapat diartikan gelombang pertama.
Terlebih, potensi sebaran lainnya masih berusaha ditelusuri oleh Satgas.
"Belum klaster ya, karena masih satu keluarga. Kami juga belum tahu dari mana sumber penularannya, siapa yang bawa virusnya, kami belum mengetahui," ujarnya.
Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogya tersebut menjelaskan, sejauh ini, dari 18 orang yang terkonfirmasi positif dalam satu keluarga itu 16 di antaranya berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).
Sementara dua orang harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
"Sekarang isolasi mandiri. Makanya, hari ini teman-teman saya minta memastikan kondisinya, memungkinkan isolasi di rumah, atau harus ke selter," jelas Heroe.
Baca juga: Mahasiswa KKN UGM Sosialisasi Protokol Kesehatan dengan Cara Unik
Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Warga di Sekitar Malioboro Rutin Gelar Penyemprotan Disinfektan
Update Kasus Covid-19 di DIY
Hingga Jumat (13/11/2020), kasus baru covid-19 di DIY bertambah 61.
Dengan tambahan tersebut, total kasus virus corona di DIY sejak Maret hingga saat ini sebanyak 4.460 kasus.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih menyampaikan distribusi kasus paling banyak berasal dari Kabupaten Sleman yakni mencapai 26 kasus.