Gunung Merapi

GUNUNG MERAPI Siaga, Gelombang Perdana Warga Desa Wilayah Magelang yang Mengungsi

Lebih kurang 607 orang pengungsi dari tiga desa yang masuk daerah rawan bahaya Gunung Merapi di Kabupaten Magelang

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com | Rendika Ferri K
Suasana pengungsian di tempat pengungsian Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (6/11/2020). Pengungsi tinggal di bilik-bilik. 

Hal ini melihat peta dan penjelasan dari pengamat Gunung Merapi bahwa potensi condong ke arah barat dan barat daya.

"Namun demikian, karena radiusnya yang di atas itu, 5 km itu beberapa daerah di Boyolali dan termasuk Magelang, wilayah administrasinya, maka kita siap semua. Nah itulah yang kita cek," ujarnya.

Momen unik saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memantau tempat pengungsian di Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (6/11/2020) sore ini. Ganjar ‘tilik bayi’ dan memberikan uang ke seorang ibu yang baru melahirkan.
Momen unik saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memantau tempat pengungsian di Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (6/11/2020) sore ini. Ganjar ‘tilik bayi’ dan memberikan uang ke seorang ibu yang baru melahirkan. (TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri)

Ia mengimbau kepada warga untuk semua siap menunggu aba-aba.

Kalau situasi masih terkendali, tidak apa-apa. Namun, semua mesti siap menghadapi potensi yang bisa terjadi.

"Semua menunggu aba-aba saja. Kalau memang kondisinya ini masih terkendali, tak apa-apa. Tadi saya melihat di Boyolali, tak masalah. Di Klaten, di desa terakhir, semua paham betul. Diperintahkan kapan saja, berangkat. Maka semua berkoordinasi," tuturnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tempat pengungsian, Ganjar menyarankan sekolah yang belum terpakai.

"Yang penting dibuat seperti ini. Kalau tak seperti ini, minimal dibikin kotak. Tadi yang ada di Klaten, dikotak dan digaris. Kalau bisa seperti ini sangat bagus."

"Sekarang harus siap, kenapa saya langsung menuju kesini, karena ini the best. Sampai hari ini belum ada yang membuat seperti ini. The best. Nah ini kalau nanti dijadikan contoh ini keren. Nah semuanya bisa siap-siaplah untuk mengantisipasi pengungsian," pungkasnya.( Tribunjogja.com | Rendikka Ferri )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved