Asam Lambung Naik? Lakukan Langkah Pertolongan Pertama Berikut Ini

pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu menghilangkan segala tekanan pada perut.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Joko Widiyarso
Emily Frost
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Asam lambung bisa kambuh kapan saja secara tiba-tiba.

Jika kambuh maka rasa sakit perut, mulut terasa asam atau pahit, heartburn, sakit tenggorokan, atau rasa tidak nyaman di bagian tengah atau atas perut terasa.

Asam lambung naik atau refluks asam adalah kondisi yang terjadi ketika cairan asam di lambung bocor dan mengalir naik balik ke kerongkongan (esofagus).

Gejala asam lambung naik bisa berlangsung selama beberapa jam.

Rasa tidak nyaman ini acap kali memburuk setelah makan atau dalam kondisi perut kosong.

Penyakit asam lambung naik yang hanya kumat sesekali umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Apabila asam lambung naik kambuh lebih dari dua kali seminggu, pemicunya bisa karena gastroesofageal reflux disease (GERD).

Apa pun penyebabnya, penyakit asam lambung naik bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya.

Berikut beberapa pertolongan pertama saat asam lambung naik untuk membantu meredakan penyakit:

1. Longgarkan pakaian

Melansir Healthline, tekanan pada perut dapat memicu naiknya asam lambung.

Untuk itu, pertolongan pertama saat asam lambung naik perlu menghilangkan segala tekanan pada perut.

Saat penyakit kumat, segera longgarkan ikat pinggang, kait celana, baju, atau apa pun yang membuat penderita makin merasa sesak.

2. Berdiri Tegak

Posisi tubuh tertentu terkadang bisa memicu asam lambung naik. Posisi yang tidak pas atau kurang nyaman dapat memberikan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah.

Bagian tubuh ini berupa otot berbentuk cincin yang mengontrol asam lambung agar tidak naik ke kerongkongan.

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu melibatkan perubahan posisi tubuh yang lebih tegak untuk mengurangi tekanan pada sfingter esofagus.

Jika saat asam lambung kambuh penderita sedang berbaring, coba posisi duduk atau berdiri.

Apabila posisi penderita saat asam lambung kumat sudah berdiri, coba tegakkan postur tubuh untuk berdiri lebih tegak.

3. Mengunyah permen karet

Penelitian pada 2014 membuktikan, mengunyah permen karet dapat membantu mengatasi asam lambung naik.

Mengunyah permen karet dapat merangsang produksi air liur dan menelan.

Cara alami ini dapat meredakan gejala asam lambung naik dengan jalan mengencerkan dan membersihkan asam lambung dari kerongkongan.

4. Minum obat asam lambung

Pertolongan pertama saat asam lambung naik juga perlu memberikan obat yang tepat bagi penderita.

Terdapat beberapa jenis obat asam lambung yang tersedia di pasangan, yakni:

- Antasida

- H2 blocker

- Penghambat pompa proton (PPI)

Obat jenis PPI dan H2 blocker dapat mengurangi produksi asam yang dikeluarkan lambung, sehingga membantu mengatasi asam lambung naik.

Sedangkan obat jenis antasida berfungsi untuk menetralkan asam lambung.

Sebelum minum obat asam lambung, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter. Beberapa obat dapat berinteraksi dengan obat lainnya.

Penyakit asam lambung naik umumnya bisa sembuh selang beberapa jam setelah penderita diberi beberapa pertolongan pertama di atas.

Anda perlu waspada apabila gejala rasa tidak nyaman di dada disertai keluarnya keringat dingin dan sesak napas.

Kondisi tersebut bisa jadi tanda penyakit jantung.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved