Penanganan Covid

Merapi Siaga, Penambangan dan Pendakian Ditutup, Pemkab Klaten Siapkan Shelter Sesuai Prokes

Merapi Siaga, Penambangan dan Pendakian Ditutup, Pemkab Klaten Siapkan Shelter Sesuai Prokes

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
VolcanoYT
Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meminta masyarakat khususnya yang berada di Radius 5 kilometer dari Gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan pascadinaikkannya status menjadi siaga.

Pemerintah Kabupaten Klaten pun juga sudah menutup aktifitas penambangan dan pendakian Gunung Merapi untuk sementara waktu.

Setidaknya ada tiga desa di wilayah Klaten yang masuk dalam zona bahaya Gunung Merapi.

Ketiga desa tersebut berada di Kecamatan Kemalang yakni Desa Sidorejo, Desa Balerante, dan Desa Tegalmulyo.

“Masyarakat agar waspada dan masyarakat siaga, mensiagakan untuk bagaimana yang pertama adalah mengamankan diri. Keselamatan adalah nomor satu, kedua juga penyelamatan terhadap aset, asetnya saya minta identifikasi ternyata sudah didaftarkan, sehingga kita tahu aset yang mereka amankan seperti apa” ungkap Sujarwanto usai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran Pemkab Klaten, Kamis sore (5/ 11/2020) di aula Rumah Dinas.

Baca juga: UPDATE Siaga Gunung Merapi, Pjs Bupati Klaten Minta Saluran Informasi Terpadu untuk Hindari Hoax

Baca juga: UPDATE Siaga Gunung Merapi, Pemkab Klaten Siapkan 3 Tiga Posko di 3 Lokasi

Rapat koordinasi ini digelar menyusul peningkatan status Gunung Merapi dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) pada Kamis (5/ 11/2020) pukul 12.00 WIB.

Sujarwanto pun meminta aktivitas pariwisata dan pertambangan di daerah bahaya tersebut untuk dihentikan sementara.

“Aktivitas pertanian, pertambangan, pariwisata, semua kita hentikan dan kita surat formal hari ini, semua kita perintahkan. Bahkan spanduk-spanduk untuk melarang mereka berkegiatan akan segera dipasang” imbuhnya.

Dikatakannya, aktivitas tambang, pariwisata, termasuk pendakian gunung akan dihentikan sementara mulai hari ini demi keselamatan bersama.

Pjs Bupati Klaten ini mengingatkan bahwa kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan mengingat status siaga dapat berubah dengan cepat.

Jika perkembangan situasi nantinya membutuhkan evakuasi, maka ada beberapa titik shelter pengungsian yang sudah disiap-siagakankan dengan lokasi yang aman.

Termasuk penerapan protokol kesehatan di tempat pengungsian turut dibahas dalam rapat koordinasi kali ini.(*)

Catatan Redaksi: Bersama kita lawan virus corona. Tribunjogja.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu 3M:

- Wajib Memakai masker
- Wajib Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
- Wajib Mencuci tangan dengan sabun

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved