BKPPD Umumkan Sebanyak 244 Peserta Lolos Tes CPNS Gunungkidul, 6 Formasi Kosong
Sebanyak 244 peserta dipastikan lolos sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sebanyak 244 peserta dipastikan lolos sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.
Hasil tersebut diumumkan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD).
Kabid Formasi dan Pengembangan Data Pegawai, BKPPD Gunungkidul Reni Linawati mengatakan pengumuman hasil tersebut sudah disampaikan sejak Jumat pekan lalu .
"Berdasarkan hasil tersebut, ada 244 formasi dari kebutuhan sebanyak 250 pegawai," kata Reni pada wartawan, Jumat (06/11/2020).
Baca juga: Program Guru Kunjung Kota Yogyakarta Dialihkan Pada Konsultasi Terbatas di Sekolah
Baca juga: Daftar Nama 6 Tokoh yang Akan Menerima Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Jokowi
Ia menjelaskan ada enam formasi yang tidak terisi dari hasil tersebut.
Pasalnya saat proses rekrutmen tidak ada calon peserta yang mendaftar.
Seluruh posisi yang kosong tersebut berasal dari formasi kedokteran.
Pasca pengumuman, peserta yang lolos diminta mengumpulkan berkas-berkas persyaratan.
Reni mengatakan berkas tersebut diperlukan untuk penerbitan Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Baca juga: Berita Arsenal, Arteta Cari Momentum Jelang Lawan Aston Villa
Baca juga: HARGA EMAS Antam dan UBS di Pegadaian Jumat 6 November 2020
"Proses pengumpulan berkas kami buka maksimal hingga 15 November mendatang," ujarnya.
Reni mengatakan pengumpulan berkas dilakukan secara daring atau online.
Caranya dengan mengunggah dokumen berkas berbentuk digital ke aplikasi yang telah disediakan.
Setelah penyerahan berkas, tahap selanjutnya adalah proses verifikasi.
Baca juga: Berita Tottenham, Catatan Gol Harry Kane Dibanding Legenda Spurs
Baca juga: Jumat Berkah, Jangan Lupa Baca Al Kahfi yang Punya Banyak Keutamaan
Proses ini akan dilakukan oleh tim yang berada di daerah yang telah menerima para CPNS tersebut.
"Kalau berkas dianggap sudah memenuhi syarat, maka akan diteruskan ke BKN untuk mendapatkan NIK," jelas Reni.
Wuragil Dedi, warga asal Kapanewon Karangmojo mengungkapkan adiknya menjadi salah satu peserta yang lolos dan diterima sebagai CPNS.
Hal itu ia ketahui setelah mengecek hasil pengumuman seleksi CPNS melalui situs resmi. Dedi mengatakan adiknya lolos menjadi guru di wilayah Karangmojo.
"Ya tentunya senang dan tidak menyangka bisa lolos dan diterima," tuturnya. (alx)