Damri Hadirkan Dua Rute Baru Angkutan Umum di Kulon Progo
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo menghadirkan dua rute baru dengan menggunakan angkutan umum DAMRI
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulon Progo menghadirkan dua rute baru dengan menggunakan angkutan umum DAMRI untuk melayani antar objek wisata.
Kedua rute itu yaitu Grand Inna Malioboro - Goa Kiskendo yang dilayani dengan 3 unit armada Toyota Hiace dan Monumen Yogya Kembali (Monjali) - Pasar Plono dengan 3 unit armada medium long.
"Rute Grand Inna Malioboro ke Goa Kiskendo seharga Rp 22 ribu. Dari Grand Inna mulai pukul 07.00 WIB - Pukul 14.30 WIB dan dari Goa Kiskendo mulai pukul 08.15 WIB - Pukul 15.45 WIB.
Sementara rute Monjali ke Pasar Plono seharga Rp 25.000.
Baca juga: Jenis Buah-buahan Terbaik untuk Penderita Diabetes yang Tak Memicu Naiknya Gula Darah
Baca juga: Bersama Telkomsel Orbit, Hilangkan Kejenuhan di Rumah dan Mulai Produktif!
Dari Monjali mulai pukul 07.00 WIB - Pukul 14.30 WIB dan dari Pasar Plono mulai pukul 08.15 WIB - 15.45 WIB," terang L.Bowo Pristiyanto, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo Kamis (5/11/2020).
Namun kedua rute ini baru berjalan selama 2 Minggu sehingga belum dilakukan evaluasi secara detail.
"Kami hanya sebatas pengamatan di lapangan namun antusiasme masyarakat untuk menyambut ini cukup baik," katanya.
Menurut Bowo, dipilihnya Pasar Plono yang berada di Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh karena terdapat bidikan pusat pertumbuhan ekonomi di perbukitan menoreh dimana lokasi tersebut juga terdapat destinasi wisata Kebun Teh Nglinggo dan Kebun Teh Tritis.
Oleh sebab itu dengan adanya rute baru ini, pihaknya aktif melakukan komunikasi dengan tiap kapanewon untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat.
"Karena sempat ada perbedaan persepsi angkutan umum ini hanya melayani untuk kepentingan wisata saja padahal tidak demikian.
Walaupun melayani antar objek wisata juga melayani untuk pendidikan, perdagangan, kesehatan sehingga masyarakat bisa nyegat dimana saja," ucapnya.
Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Berikut Penjelasan BPPTKG Yogyakarta soal Potensi Erupsi
Baca juga: BERITA TIMNAS U-19 : Daftar 33 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Jalani TC Virtual
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kendaraan umum yang tersedia untuk mengakomodir kebutuhan sehari-hari ini.
"Upaya dari kru perhubungan justru agar masyarakat dapat menggunakan angkutan umum semaksimal mungkin," ujarnya.
Sebab, adanya fasilitas kendaraan umum ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan dan mengurangi angka kecelakaan.
"Karena angka kecelakaan menurut pantauan kami lebih banyak yang menggunakan kendaraan pribadi terutama roda dua. Sehingga dengan adanya kendaraan umum ini diharapkan lebih aman di jalan dan semakin mengurangi kepadatan di jalan raya," pungkasnya. (scp)