Kenali Gejala Awal dan Faktor Risiko Serangan Jantung

Gejala yang mungkin disertai dengan rasa sakit, mati rasa dan lemah, muncul ketika pembuluh darah di kaki atau lengan menjadi menyempit.

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Joko Widiyarso
Health News
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Serangan jantung termasuk ke dalam kondisi darurat medis, lantaran bisa menyebabkan kematian mendadak.

Kondisi ini terjadi ketika satu atau lebih dari arteri koroner tersumbat.

Kondisi itu kemudian membatasi jumlah darah yang dialirkan ke jantung hingga memicu kekurangan oksigen.

Penyumbatan adalah hasil dari penyempitan arteri, suatu proses yang disebut penyakit jantung koroner (PJK).

Penyakit jantung koroner adalah penyebab utama serangan jantung dan merupakan pembunuh utama baik di Inggris maupun di seluruh dunia.

Menurut Mayo Clinic, dingin di kaki atau lengan adalah gejala penyakit jantung.

Gejala yang mungkin disertai dengan rasa sakit, mati rasa dan lemah, muncul ketika pembuluh darah di kaki atau lengan menjadi menyempit.

Kenali 11 Gejala Penyakit Jantung yang Sering Dianggap Sepele
Kenali 11 Gejala Penyakit Jantung yang Sering Dianggap Sepele (Kompas.com)

Gejala awal serangan jantung seringkali tak dirasakan sehingga banyak orang yang harus kehilangan nyawa karena penyakit ini.

Serangan jantung terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah.

Padahal, suplai darah cukup penting untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke otot jantung agar bekerja optimal.

Jika darah tidak mengalir lancar, jantung bisa rusak atau mati.

Tentunya, kondisi ini bisa mengancam nyawa.

Serangan jantung memang terjadi secara tiba-tiba tetapi biasanya telah disebabkan oleh penyakit jantung yang sudah berlangsung lama.

Misalnya, adanya penumpukan plak di dalam pembuluh darah.

Lambat laun, hal ini bisa menghambat aliran darah dan memicu serangan jantung.

Selain itu, aktivitas fisik terlalu tinggi, cuaca yang dingin dan stres juga bisa membuat pembuluh darah berkontraksi atau kejang yang dapat menurunkan suplai darah ke otot jantung.

Menurut data Helathline, ada sejumlah faktor risiko yang dapat memicu serangan jantung. Berikut faktor risiko tersebut:

- usia

- genetik

- tekanan darah tinggi

- kolesterol tinggi

- obesitas

- pola makan buruk

- stres

- gaya hidup pasif.

Melansir laman Heart Foundation, beberapa kasus seragan jantung biasanya terjadi secara tiba-tiba dan intens.

Namun, ada pula yang diawali dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan ringan.

Selain itu, serangan jantung juga bisa disertai gejala awal berikut:

1. Ketidaknyamanan di dada

Kebanyakan serangan jantung melibatkan ketidaknyamanan di bagian tengah dada yang berlangsung lebih dari beberapa menit atau mungkin hilang dan kemudian kembali lagi.

Gejala tersebut bisa terasa seperti tekanan tidak nyaman, jantung seperti diremas-remas atau nyeri.

2. Rasa tidak nyaman di area tubuh atas

Gejala awal serangan jantung dapat berupa nyeri atau ketidaknyamanan pada satu atau kedua lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.

3. Sesak napas

Sesak napas bisa muncul dengan sendirinya atau bersama dengan rasa tidak nyakan di dada.

Pada wanita, gejala sesak napas bisa terjadi bersama dengan rasa lelah yang ekstrem.

4. Sakit kepala ringan

Kepala terasa ringan dan pusing bisa menjadi tanda awal serangan jantung, khususnya wanita.

Gejala ini juga bisa membuat penderitanya seolah-olah akan pingsan saat mencoba untuk berdiri atau memaksakan diri.

Lalu bagaimana cara mencegah serangan jantung?

Tentu dengan mengkonsumsi  makanan yang sehat dan seimbang adalah cara jitu untuk mencegah risiko komplikasi kardiovaskular.

Sebab makanan tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan timbunan lemak berbahaya yang menumpuk di arteri.

Lalu makanan apa saja yang mengandung lemak jenuh? 

1. Pai
2. Gorengan
3. Sosis dan potongan daging berlemak
4. mentega
5. Ghee (sejenis mentega yang sering digunakan dalam masakan India)
6. Lemak babi
7. Krim
8. Keju keras
9. Kue dan biskuit
10. Makanan yang mengandung minyak kelapa atau kelapa sawit

Sebagai gantinya, Anda harus mengikuti menu makanan bergaya Mediterania untuk melindungi jantung.

Ini berarti makan lebih banyak roti, buah, sayuran dan ikan, dan lebih sedikit daging, dan mengganti mentega dan keju dengan produk-produk yang mengandung minyak nabati dan nabati, seperti minyak zaitun.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Gejala Awal Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai",

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved