Tata Cara, Bacaan Niat dan Doa Serta Waktu Terbaik Melaksanakan Salat Duha

Rasulullah Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan Salat Duha.

Editor: Rina Eviana
www.queachmad.com
Ilustrasi salat tahajud 

Tribunjogja.com - Di samping salat wajib (salat fardhu) umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah salat sunah lainnya.

Selain memperbanyak pahala, ibadah salat sunah juga bisa melancarkan segala urusan di dunia. Salah satunya adalah dengan menegakkansalat sunah yakni Salat Duha.

Rasulullah Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan umatnya untuk melakukan Salat Duha. Adapun waktu terbaik mengerjakan Salat Duha ini yakni pukul 08.00 hingga 11.00.

Ilustrasi : Salat Istikharah dilakukan untuk meminta petunjuk ketentuan pilihan yang lebih baik dari dua hal belum diketahui baik dan buruknya.
Ilustrasi : Salat Istikharah dilakukan untuk meminta petunjuk ketentuan pilihan yang lebih baik dari dua hal belum diketahui baik dan buruknya. (via 123rf.com)

Terdapat banyak keutamaan bagi muslim mengerjakan Salat Duha.

Hal ini sebagaimana pula tercantum pada bunyi hadis yang menyebutkan, Rasulullah SAW bersabda :

“Salat Duha itu salat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim).

Dalam artian, jika dilaksanakan maka sejuta manfaat akan menanti bagi insan yang mengerjakan Salat Duha tersebut.

Keutamaan, Manfaat, Rahasia Salat Dhuha

Dari Abu Dzar, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda:

“Pada pagi hari setiap tulang (persendian) dari kalian akan dihitung sebagai sedekah.

Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan kebaikan (amar ma’ruf) dan melarang dari berbuat munkar (nahi munkar) adalah sedekah.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Amalan Pembuka Pintu Surga yang Dicintai Nabi Muhammad SAW

Semua itu cukup dengan dua rakaat yang dilaksanakan di waktu Dhuha.” HR. Muslim, Abu Dawud dan riwayat Bukhari dari Abu Hurairah.

Niat Salat Duha

Kebanyakan ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Niat dengan hanya mengucapkan di lisan belum dianggap cukup.

Melafalkan niat bukanlah suatu syarat. Artinya, tidak harus melafalkan niat.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved