Kisah dr Farhaan, Terpapar Setelah Ambil Swab 6000 Pasien, Kini Jalani Perawatan di ICU RSUP M Jamil

Kisah dr Farhaan, Terpapar Setelah Ambil Swab 6000 Pasien, Kini Jalani Perawatan di ICU RSUP M Jamil

Editor: Hari Susmayanti
via Kompas.com
Direktur Utama Rumah Sakit Semen Padang Hospital dr Farhaan Abdullah 

TRIBUNJOGJA.COM, PADANG - Meski menyandang jabatan sebagai seorang direktur Semen Padang Hospital, Kolonel (Purn) dr Farhaan Abdullah memilih untuk turun langsung dalam menghadapi pandemi virus corona di Padang Sumatera Barat.

Dr Farhaan memiliki tanggung jawab moral sebagai komandan peperangan yang harus berada di barisan paling depan melawan pandemi virus corona.

Sejak pandemi virus corona mulai terjadi di Indonesia, dr Farhaan hingga kini sudah mengambil swab test lebih dari 6000 pasien di Padang, Sumatera Barat.

Meski memiliki resiko tinggi tertular virus corona, dr Farhaan tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Resiko tinggi tertular virus corona itu akhirnya benar-benar terjadi.

Setelah delapan bulan berjuang menjadi garda terdepan melawan pandemi virus corona di Padang, dr Farhaan akhirnya dinyatakan positif virus corona.

Saat ini, direktur Semen Padang hospital (SPH), salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Sumbar itu dirawat di RSUP M Djamil Padang.

"Akhirnya sejak berkecimpung melawan corona pada Maret 2020 lalu, akhirnya saya positif," kata Farhaan yang dihubungi Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Kontak dengan Suspek, 3 Warga Playen Gunungkidul Positif Covid-19

Baca juga: Pasien Konfirmasi Covid-19 di Sleman Tetap Bisa Pilih Cabup - Cawabup

Sebelum dinyatakan positif, Farhaan mengalami batuk, demam dan HB lebih besar dari 18 persen.

Sadar dengan tugasnya yang selalu berhadapan dengan pasien Covid-19, akhirnya Farhaan sendiri yang dites swab.

Hasilnya, Farhan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Diketahui, Farhaan merupakan direktur utama sebuah rumah sakit Semen Padang Hospital.

Namun, sebagai direktur, dia adalah komandan yang harus berada di garda terdepan dalam peperangan.

Tugas mengambil tes swab kepada orang-orang yang dicurigai mengindap virus berbahaya itu dia lakoni sendiri.

"Awal pandemi itu banyak nakes yang ragu dan takut. Tapi saya tunjukkan dengan saya ambil sendiri tes swab pasien. Kendati saya juga seorang direktur," jelas Farhaan.

Farhaan mengaku telah memiliki rekor tersendiri dalam mengambil tes swab pasien corona.

"Totalnya sudah 6.000 lebih lah yang saya ambil tes swab-nya. Ini saya lakukan sendiri," kata Farhaan.

Dirinya mengaku tidak pernah takut, karena selalu waspada dan menganggap melawan corona adalah perang sebenarnya.

"Rasanya sudah saatnya raga ini mulai capek karena hampir delapan bulan selalu berhadapan dengan corona. Saya ikhlas untuk semuanya," kata Farhaan.

Saat menjalani perawatan di ruang ICU RSUP M Djamil Padang, Farhaan membuat video testimoni ucapan selamat ulang tahun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 20 Oktober lalu.

Terlihat, Farhaan yang masih memakai selang infus di hidungnya mengucapkan selamat ulang tahun dengan nada terbata-bata dan berlinang air mata. Video tersebut kemudian menyebar ke grup-grup WhatsApp.

"Saat ini ada 12 orang tenaga kesehatan di Sumbar yang dirawat setelah dinyatakan positif Covid-19. Seluruh Indonesia sudah ada hampir 140 tenaga kesehatan yang gugur. Semoga kami diberi lindungan oleh Allah SWT," kata Farhaan.

Dia berpesan agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan.

"Semoga kita bisa mengatasi pandemi Covid-19 ini," kata Farhaan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dokter yang Telah Ambil Swab 6.000 Pasien di Padang Positif Covid-19

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved