Tingkatkan Daya Beli UMKM untuk Dongkrak Sektor Perekonomian di Tengah Pandemi Covid-19
Sektor Ekonomi menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19, tak terkecuali di wilayah DIY
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sektor Ekonomi menjadi salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
Pada 19 Oktober 2020, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati telah mengumumkan jika Indonesia masuk kedalam resesi, sementara itu pandemi belum usai.
Semua sektor telah terkena dampak pandemi Covid-19, walupun memang sudah tidak seperti dulu.
Banyak yang telah kembali bangkit, namun tetap belum 100 persen pulih.
Pendapatan asli daerah (PAD) DIY pun menurun pada triwulan pertama, dari penargetan awal sebesar Rp2,1triliun menjadi Rp998 miliar.
“Banyak faktor yang mempengaruhi penurunan pendapatan daerah di DIY, namun DIY masih memiliki sektor-sektor yang tumbuh seperti sektor pertanian, sektor komunikasi dan informasi, sarana kesehatan. Diharapkan dari sektor-sektor yang masih tumbuh dapat terus mendongkrak perekonomian DIY hingga penataan berikutnya pada triwulan pertama 2021,” papar Kepala Bappeda DIY, Drs Beny Suharsono MSi, saat mengisi agenda Podcast Ngobrolin Jogja, Jumat (23/10/2020) siang di halaman Kantor Bappeda DIY, Komplek Kepatihan, Yogyakarta.
Menurutnya, proyek-proyek nasional juga dapat mendongkrak perekonomian di DIY, seperti proyek nasional yang sebentar lagi akan berlangsung yaitu proyek pembangunan jalan Tol Jogja-Solo.
“Harapannya akhir tahun pengantian ganti untung bisa dibayarkan sehingga memunculkan stimulus baru,” imbuh Beny.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI DIY, Hilman Tisnawan, mengatakan adanya beberapa indikator terkait kenaikan sektor ekonomi pada 2021 mendatang.
“Krisis perekonomian di DIY 2020 masih menunjukkan penurunan, namun ada beberapa indikator yang menunjukkan bahwa 2021 akan menunjukkan kenaikan. Pemulihan sangat bergantung dengan arah Covid-19, jika kita bisa mengendalikan Covid-19 maka pemulihannya akan semakin cepat,” urainya.
Di samping itu, sektor atau industri ekonomi yang mendominasi DIY adalah sektor pariwisata dan sektor pendidikan, sehingga pada saat pandemi Covid-19 ini melanda Indonesia dan terjadi penerapaan lockdown membuat perekonomian DIY menjadi sangat berdampak.
Pada masa adaptasi kebiasaan baru seperti saat ini, harus terus dilakukan protokol kesehatan yang sangat ketat agar kedua tersebut dapat mulai bangkit dan mampu meningkatkan perekonomian di DIY.
“Yang tak kalah penting, pemerintah daerah juga turut memperhatikan UMKM DIY agar tetap terus bangkit, meskipun pada masa-masa sekarang ini terjadi penurunan daya beli. Pemerintah daerah turut membantu dan mendukung UMKM DIY, karena UMKM juga turut mendukung perkembangan dalam sektor pariwisata maupun sektor pendidikan,” jelas Hilman.
Adapun tekanan ekonomi yang terjadi saat ini menimbulkan inovasi-inovasi baru di masyarakat.
Salah satu contohnya seperti yang dilakukan Ardhi Iswansyah, seorang kurir sepeda yang juga hadir pada kegiatan tersebut.