Kisah Inspiratif

Kisah Mbah Sidep Penjual Gerabah, Keliling Yogyakarta Naik Sepeda Mencari Rezeki

Dia adalah Mbah Sidep (67), wanita asal paruh baya yang berjualan gerabah keliling dengan ontel tua selama 30 tahun.

Tayang:
Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Mbah Sidep (67) ketika hendak berjualan di keliling kawasan Malioboro menggunakan sepeda ontelnya, pada Sabtu (17/10/2020). 

Dengan harga jualnya Rp15 ribu per satuannya.

"Iya lumayan berat soalnya satu gerabah bobotnya bisa mencapai 1 kilogram. Kadang keranjang bambu sampai miring kalau tidak bisa jaga keseimbangan saat mengayuh sepeda," ungkapnya.

Berjualan dengan sepeda bukanlah hal mudah baginya.

Banyak kendala yang ditemui saat berada di jalan.

Misalnya, terjadi kecelakaan ringan antar pengendara sepeda motor dan sepeda ontelnya.

"Pernah ditabrak dari belakang sama sepeda motor."

"Ketika itu waktu hujan mungkin takut kebasahan jadi motor nya melaju agak kencang dan tiba-tiba menabrak dari belakang. Syukurnya tidak ada luka yang berat," ucapnya.

Berjualan sepeda dengan berkeliling masih menjadi pilihannya untuk mencari nafkah, karena dirinya tulang punggung keluarga.

Sudah 5 tahun suaminya meninggal dunia.

Sekarang ia hidup bersama kedua anaknya yang masih duduk di sekolah menengah atas (SMA).

"Ya, gimana bisanya cuma membuat gerabah. Kalau, hanya berjualan di rumah susah lakunya. Lebih baik keliling mendatangi pembeli," tuturnya.

Ia menambahkan, selagi masih mau berusaha rezeki pasti menghampiri.

Pantang baginya untuk meminta-minta belas kasihan orang lain.

"Kalau masih diberi kesehatan berarti masih disuruh berusaha. Jadi, tidak ada alasan untuk mengeluh," pungkasnya. ( Tribunjogja.com | Nanda Ginting )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved