Travel
5 Aturan Mengunjungi Desa Wisata Nglanggeran Gunungkidul Selama Pandemi
Untuk Desa Wisata Nglanggeran, pada masa new normal memiliki waktu operasional mulai pukul 08.00-18.00 WIB.
2. Wajib ikuti protokol kesehatan
Langkah berikutnya, ketika sampai di tempat wisata, semua pengunjung wajib mengikuti aturan protokol kesehatan.
Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tempat wisata yang sudah dibuka.
Oleh karena itu, setiap pengunjung dan petugas wajib mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Pihak pengelola juga telah menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik lokasi wisata.
3. Pembayaran non tunai
Jika reservasi atau pendaftaran kunjungan melalui online, lalu bagaimana dengan aktivitas atau cara membayar tiket wisata?
Jelas Sugeng, wisatawan tetap melakukan pembayaran langsung di tempat dengan mendatangi tempat wisata di Nglanggeran.
Namun, pada saat melakukan pembayaran dilakukan dengan uang non tunai.
"Pembayaran non tunai kita arahkan ke sana. Jadi pembayarannya menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penggunaannya, wisatawan cukup membayar dengan scan QR Code di loket. Kode ini sudah terintegrasi dengan seluruh aplikasi yang menerima pembayaran dengan QR Code.
4. Pengunjung rombongan wajib bawa rapid test
Desa Wisata Nglanggeran juga sudah menerima wisatawan rombongan.
Namun, ada syarat yang berlaku, salah satunya adalah wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19 minimal rapid test.
"Mereka harus bawa surat rapid test. Jadi yang rombongan, kemudian rombongan studi banding atau mereka ambil paket wisata di kami. Karena kan mereka ini nantinya berinteraksi dengan kami," paparnya.
Aturan ini dilakukan agar meminimalisasi penyebaran Covid-19 baik wisatawan maupun pemandu wisata.