Sleman
Dapat Lampu Hijau dari Kemendagri, Pemilihan Lurah Sleman Tetap Berjalan
Pemilihan Lurah di Sleman dilaksanakan setelah Pilkada Sleman 2020, yaitu pada 20 Desember mendatang.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Sleman telah mendapatkan lampu hijau untuk melaksanakan Pemilihan Lurah (Pil Lurah) dari Dirjen Bina Pemdes Kementrian Dalam Negeri RI.
Kepala Dinas Pembinaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, Budiharjo mengatakan pelaksanaan Pil Lurah tetap dilaksanakan setelah Pilkada Sleman 2020, yaitu pada 20 Desember mendatang.
"Pilkades Sleman dilakukan dengan cara e-voting, sudah tidak ada kampanye lagi, sudah minggu tenang, tinggal pelaksanaan saja. Kami sudah berkonsultasi dengan Dirjen Bina Pemdes, apakah diizinkan pasca Pilkada, alhamdulilah diizinkan,"katanya kepada wartawan di Pendopo Parasamsya, Jumat (16/10/2020).
Pihaknya juga telah telah berkonsultasi terkait mekanisme pemungutan suara.
Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Pemkab Sleman Siapkan Upaya Pencegahan Bencana Hidrometeorologi
Dengan adanya pandemi COVID-19, Budiharjo memastikan protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga telah disiapkan, dan telah mendapat persetujuan dari Dirjen Bina Pemdes.
Selain menyediakan Alat Pelindung Diri (APD), masker, pelindung wajah untuk petugas, ia juga memastikan petugas TPS bebas COVID-19, dengan melakukan rapid tes.
Seluruh petugas, mulai dari tenaga teknis lapangan hingga linmas wajib menjalani rapid tes.
Para pemilih pun tidak perlu khawatir terpapar COVID-19 di TPS.
Pihaknya menyediakan sarung tangan sekali pakai, yang bisa digunakan untuk melakukan e-voting.
Selain itu, pemilih juga tidak perlu mencelupkan jari pada tinta.
Baca juga: Kepatuhan Protokol Kesehatan di Sleman Baik
Pihaknya telah menyediakan cotton bud untuk mengoleskan tinta ke jari pemilih usai pemilihan.
"Cotton bud juga cuma dipakai satu kali. Kami sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Tadi sudah kami konsultasikan juga melalui zoom meeting. Malah Sleman sangat diapresiasi, dan akan dipantau dalam penyelenggaraannya nanti,"terangnya.
Seperti diketahui, Pil Lurah Sleman di 49 kalurahan rencananya diselenggarakan pada 29 Maret lalu.
Karena adanya pandemi COVID-19, Pil Lurah diundur menjadi 30 Agustus.
Sebanyak 157 calon lurah masih harus bersabar, karena akhirnya Pil Lurah dilaksanakan pada 20 Desember mendatang. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dapat-lampu-hijau-dari-kemendagri-pemilihan-lurah-sleman-tetap-berjalan.jpg)