Jadwal Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris Liverpool Kontra Everton, Adu Kuat Formasi 4-3-3

Formasi 4-3-3 menekankan fleksibilitas di antara pemain di lapangan, menjadikan Total Football identik dengan 4-3-3.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
premierleague.com
Sadio Mane dijegal duo Everton Michael Keane dan Tom Davies pada pertemuan kedua tim 22 Juni 2020 

Tribunjogja.com -- Satu diantara banyak faktor penting pada strategi permainan sepakbola formasi pemain.

Ada banyak formasi pemian yang dipakai para pelatih atau manager klub untuk menyusun gaya permainan.

Formasi 4-3-3 satu diantaranya.

Formasi satu ini digunakan oleh beberapa hebat dalam sejarah sepak bola.

Namun formasi 4-3-3 ini menemukan akar paling signifikan dalam gaya Belanda, Total Football.

Filosofi yang menekankan fleksibilitas di antara pemain di lapangan, menjadikan Total Football identik dengan 4-3-3.

Dia memanfaatkan gelandang bertahan berdedikasi dan dua gelandang di depannya atau dua gelandang berorientasi pertahanan dan satu penyerang di depan.

Dua penyerang disisi sayap dan penyerang tengah yang berdedikasi.

4-3-3, bila digunakan dengan benar pada sejumlah klub menjadikan formasi paling menghancurkan dalam sepakbola.

Formasi ini terkenal dipakai oleh legenda Belanda, Johan Cruyff dan digunakan oleh tim seperti tim Ajax. Pep Guardiola di Barcelona yang menyapu titel pernah juga menggunakan bentuk ini.

Berikut penjelasan dasar formasi 4-3-3 dirangkum Tribunjogja.com dari buildlineup.com :

Tiga Gelandang Taktis

Keberhasilan formasi 4-3-3 bertumpu pada kualitas tiga gelandang yang tersedia.

Biasanya, tim menempatkan berbaris dengan satu gelandang bertahan tengah dan dua gelandang di depannya.

Contoh sempurna dari ini adalah lini tengah Barcelona selama musim kemenangan mereka, yang terdiri dari Busquets, Iniesta, dan Xavi.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved