Penyerang Muda PSIM Yogyakarta Muhammad Dwi Rafi Angga Bertekad Bekerja Lebih Keras Musim Ini
Jebolan PSMS Medan U-21 ini memang berada di bawah bayang-bayang deretan penyerang senior yang dimiliki Laskar Mataram.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Membentuk sebuah kepercayaan, termasuk kepercayaan dari sang juru taktik tentu tak semudah membalikkan telapak tangan.
Butuh proses yang panjang dan konsisten, dan tidak bisa hanya dilakukan dalam satu pertandingan saja.
Ini yang sedang dilakukan oleh penyerang muda PSIM Yogyakarta, Muhammad Dwi Rafi Angga.
Ya, jebolan PSMS Medan U-21 ini memang berada di bawah bayang-bayang deretan penyerang senior yang dimiliki Laskar Mataram.
Sebut saja Cristian Gonzales, Rudiyana, serta Aldaier Makatindu yang masuk pada putaran kedua.
Baca juga: Daftar Pemain dengan Gaji Tertinggi di Liga Italia Musim Ini, Didominasi Juventus dan Inter Milan
Baca juga: Timnas U-19 Indonesia Menang Telak atas Makedonia Utara, Shin Tae-yong Tanggapi Progres Skuat Garuda
Kendati begitu, dua gol berhasil disarangkan Rafi Angga musim lalu.
Jadi bukti pesepak bola yang mengidolakan eks striker Chelsea, Didier Drogba, ini berusaha memberi kontribusi maksimal tiap diberikan kesempatan.
"Sebetulnya tidak terpikir sebelumnya bisa membela tim dengan nama besar seperti PSIM. Apalagi kita pun tahun klub ini punya suporter yang luar biasa. Ya tentunya saya merasa bangga bisa menjadi bagian klub ini," ujar Rafi Angga kepada Tribujogja.com, Senin (12/10/2020).
"Meski pun tidak memungkiri jika musim lalu biarpun tidak bisa mendapat banyak kesempatan bermain. Tetapi bisa berkontribusi mencetak dua gol. Tiap diberi kesempatan, saya pun berusaha untuk tampil bagus. Berkaca dari musim lalu saya kurang dapat kesempatan, musim ini saya berusaha bekerja lebih keras untuk meningkatkan menit bermain saya," lanjutnya.
"Kalau untuk target gol, pasti itu datang sendiri kalau konsisten bermain bagus. Terpenting bagi saya yakni bagaimana caranya bisa membantu tim," tambahnya.
Berbeda dengan musim lalu, lini depan Laskar Mataram musim ini memang didominasi penyerang muda.
Selain Rafi Angga, ada pula Kennoveryan Achbar dan Martinus Novianto.
Satu-satunya penyerang senior yang dimiliki PSIM ialah TA Musafri.
"Musim ini memang didominasi penyerang muda ya. Kalau bicara persaingan, tentu semua pemain di posisinya masing-masing juga bersaing. Namun pelatih tentunya juga punya pilihan sendiri, menyesuaikan kebutuhan tim, disesuaikan dengan kriteria lawan yang dihadapi. Jadi saat ini saya ingin bekerja keras saja, menunjukkan yang terbaik ketika latihan maupun ketika uji tanding. Sebab, dari situ mungkin pelatih bisa menilai," ujar Rafi Angga.
Baca juga: AC Milan: Hakan Calhanoglu Terancam Disambar Juventus Jika Rossoneri Lambat
Baca juga: Indonesia Butuh 320 Juta Dosis Vaksin Covid-19. Ini Urutan Penerimanya
"Tentunya mulai menumbuhkan rasa percaya diri juga, dari uji tanding ke uji tanding pra musim bisa lebih bagus," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dwi-rafi-angga-1-12102020.jpg)