Kisah Inspiratif

Ahmad Juanda, Magister Pendidikan Asal Wonosari Ini Geluti Usaha Pangkas Rambut

Persis di pinggir Jalan MGR Sugijo Pranoto, Rejosari, Baleharjo, Wonosari, sebuah tempat pangkas rambut sederhana

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Alexander Ermando
Ahmad Juanda (28), memangkas rambut pelanggan barbershop miliknya di Wonosari, Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Persis di pinggir Jalan MGR Sugijo Pranoto, Rejosari, Baleharjo, Wonosari, sebuah tempat pangkas rambut sederhana belum lama ini mulai beroperasi.

Tempat bernama Djong Barbershop itu dijalankan oleh pria bernama Ahmad Juanda (28).

Sekilas, Ahmad tak terlihat berbeda dengan kapster (pemangkas rambut) pada umumnya.

Ia tampak terlatih dalam memangkas rambut pelanggan yang datang.

Namun, siapa yang menyangka jika Ahmad sempat mengenyam pendidikan tinggi.

Tak main-main, titel pendidikan yang dimilikinya adalah Magister Pendidikan alias setara S2.

Ahmad menuturkan, perkenalannya dengan dunia pangkas rambut dilakukan secara tak sengaja.

Saat masih kuliah S1, ia sempat mengikuti seorang temannya yang membuka usaha pangkas rambut lebih dahulu.

Baca juga: Melihat Perjuangan Wardiman, 20 Tahun Mengais Rezeki sebagai Tukang Sol Sepatu di Yogyakarta

Baca juga: Kisah Mbah Laksmi Penjual Buah di Pasar Lempuyangan Yogyakarta, Semangat di Usia Senja

"Awalnya cuma bantu-bantu, lalu saya akhirnya ikut belajar dan sempat kursus juga," kata pria asal Wukirsari, Baleharjo ini.

Setelah lulus S1 di bidang pendidikan, Ahmad sempat menjalani sejumlah pekerjaan.

Antara lain pernah menjadi guru honorer salah satu SMA di Kota Yogyakarta, hingga mentor di sebuah tempat bimbingan belajar (bimbel).

Namun ternyata, pekerjaan yang ia ambil justru tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Akhirnya ia mencoba-coba membuka layanan pangkas rambut dari rumah ke rumah, yang dilakukan saat kuliah jenjang S2.

Meski memiliki gelar pendidikan tinggi yaitu S2, Ahmad merasa hal itu bukan hal yang perlu dipermasalahkan. Baginya ia tetap memberi manfaat bagi orang lain.
Meski memiliki gelar pendidikan tinggi yaitu S2, Ahmad merasa hal itu bukan hal yang perlu dipermasalahkan. Baginya ia tetap memberi manfaat bagi orang lain. (Tribunjogja/ Alexander Ermando)

Perlahan, jumlah pelanggannya semakin banyak. Bermodalkan hal tersebut, Ahmad lalu memutuskan kembali ke Gunungkidul, setahun pasca menyandang gelar S2.

"Mulai dari situ saya memberanikan diri untuk membuka toko pangkas rambut (barbershop) sendiri," ujarnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved