Pendidikan

SMKN 2 Yogyakarta Jadi Piloting Project PPKS

SMKN 2 Yogyakarta merupakan satu dari beberapa SMK yang dipilih oleh Dirjen Vokasi sebagai Piloting Project PPKS.

Tayang:
Penulis: Maria Arimbi Haryas Prabawanti | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
SMKN 2 Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai satu di antara kegiatan pusat pengembangan karir siswa (PPKS), pada Jumat-Sabtu, (9-10/10/2020) di Ruang Rapat 1 SMKN 2 Yogyakarta berlangsung tahapan pembentukan PPKS, yaitu pengimbasan PPKS kepada SMK jejaring yang merupakan jejaring dari SMKN 2 Yogyakarta.

Terdapat 10 SMK yang terlibat di antaranya, BKK SMKN 2 Depok Sleman, BKK SMKN 3 Kota Yogyakarta, BKK SMKN 2 Wonosari Gunungkidul, BKK SMK Muhammadiyah 3 Kota Yogyakarta, BKK SMK Muhammadiyah Imogiri Bantul, BKK SMKN 2 Gedangsari Gunungkidul, BKK SMKN 1 Ponjong Gunungkidul, BKK SMK Perindustrian Kota Yogyakarta, BKK SMK PIRI 1 Yogyakarta, dan BKK SMK Muhammadiyah 1 Bantul.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Yogyakarta, Sumadi, SPd, MPd menuturkan harapan dari pengimbasan ini adalah sebagai tindak lanjut SMKN 2 Yogyakarta sebagai SMK piloting project PPKS dan proses percepatan pembangunan ekosistem PPKS di SMK di DIY.

Siswa SMKN 2 Yogyakarta Kembali ke Sekolah, Begini Respon Sekda DIY

Dengan demikian, SMK ke depan diharapkan menjadi produsen SDM yang cepat beradaptasi terhadap budaya kerja industri, siap pakai, serta andal dan unggul.

"Hari ini, 10 Oktober 2020, dilantiklah pengurus PPKS SMKN 2 Yogyakarta oleh Kepala Sekolah, dengan harapan PPKS ke depan merupakan solusi pengangguran di negara kita," ujar Sumadi.

Menurut data BPS, pengangguran di Indonesia sebesar 6,88 juta. Dari jumlah pengangguran tersebut SMK menyumbangkan 8,49 persen dan merupakan data terbesar dilihat dari jenjang lulusan/pendidikan berdasarkan data BPS 2018.

"Melihat kondisi ini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekarang ini menggelontorkan program-program untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya melalui Dirjen Vokasi adalah dengan pembentukan PPKS di setiap SMK. Mengapa PPKS di SMK? Sesuai tujuan pendidikan sekolah kejuruan bahwa lulusan SMK prioritas utamanya adalah WBM (Wirausaha, Bekerja, dan Melanjutkan)," papar Sumadi.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil Bimtek SMKN 2 Yogyakarta sebagai salah satu sekolah piloting project PPKS dan mendapatkan stimulus atau bantuan pembentukan PPKS tahun 2020, SMK harus memiliki ekosistem pusat pengembangan karir siswa yang dimulai dari pemetaan bakat minat dari kelas X melalui konseling. 

Lakukan Praktikum Tatap Muka, SMKN 2 Yogyakarta Berkoordinasi dengan Polsek, Kodim, dan Puskesmas

Selanjutnya, pelatihan yang mendasari bakat minat siswa sesuai dengan tuntutan IDUKA terutama karakter budaya kerja industri dan basic mentality, sehingga daya adaptasi budaya kerja industri sudah tertanam melekat kepada lulusan SMK. 

"Pelatihan lainnya dapat diprogramkan juga untuk pengembangan karir lainnya sesuai dengan yang diinginkan," tandasnya.

SMKN 2 Yogyakarta merupakan satu dari beberapa SMK yang dipilih oleh Dirjen Vokasi sebagai Piloting Project PPKS.

Dari 80 SMK se-Indonesia hanya dipilih 5 SMK sebagai piloting project PPKS se-Indonesia, yaitu SMKN 2 Kota Bekasi, SMKN 2 Yogyakarta, SMKN 26 Jakarta, SMKS Muhammadiyah 7 Gondang Legi, dan SMKN 2 Surakarta. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved