Gunungkidul

Tinggalkan Tungku Menyala, Dapur Rumah Warga Gunungkidul Habis Terbakar

Upaya pemadaman lantas dilakukan warga setempat, dibantu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi BPBD Gunungkidul
Petugas TRC BPBD Gunungkidul (baju oranye) mengecek kondisi dapur rumah Tarno di Pedukuhan Karangnongko, Kemiri, Tanjungsari pasca terbakar pada Kamis (08/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Lantaran membiarkan tungku memasak menyala, dapur rumah milik Kunsul alias Tarno (65), warga Pedukuhan Karangnongko, Kalurahan Kemiri, Tanjungsari habis terbakar.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (08/10/2020) sore kemarin.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Upaya pemadaman lantas dilakukan warga setempat, dibantu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul.

"Tidak ada korban jiwa, namun berdasarkan hasil assessment kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 10 juta," kata Edy pada wartawan, Jumat (09/10/2020).

Pegawai Toko Roti Korban Kebakaran Diduga Bunuh Diri

Berdasarkan pada keterangan yang diperoleh, siang harinya istri Tarno yaitu Tukem baru selesai memasak nasi dengan tungku berisi arang tersebut.

Tukem lantas pergi ke ladang tanpa sempat memadamkan api terlebih dahulu.

Tanpa disadari, kobaran api tungku semakin membesar hingga mulai membakar bangunan dapur rumah.

Kobaran api ini terlihat oleh Supardi (43), tetangga Tarno.

Supardi pun lantas mencari pertolongan ke warga sekitar.

Pasalnya, pasangan lansia tersebut tak kunjung pulang hingga jelang sore hari.

Sedangkan kobaran api mulai merembet ke lahan pertanian palawija di dekatnya.

Kasus Kebakaran di Bantul Didominasi Human Eror dan Korsleting Listrik

"Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam kemarin. Warga melakukannya bersama dengan alat seadanya," jelas Edy.

Ia mengatakan hari ini petugas BPBD Gunungkidul bersama warga setempat melakukan kerja bakti.

Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa kebakaran kemarin.

Edy pun mengimbau warga agar tidak lalai meninggalkan api dalam kondisi menyala dalam rumah.

Ia meminta agar kondisi kompor dan tungku benar-benar harus dicek sebelum pergi.

"Apalagi kondisi cuaca saat ini masih kering lantaran musim kemarau, sehingga api lebih mudah tersulut," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved