Kisah Rara LIDA Hingga Memilih Jalur Musik Dangdut
Tiyara Ramadhani atau yang biasa dikenal Rara LIDA mengungkapkan awal-awal perjalanan kariernya.
Memutuskan memulai kariernya melalui jalur musik dangdut, rupanya Rara memiliki dorongan batin dari Ayahnya.
"Dangdut itu memang mimpi Ayah juga sih. Katanya 'Kakak, Ayah pengin Kakak ada di sini', katanya gitu.
Semenjak dari situ aku pengin banget belajar dangdut lagi," ungkap Rara.
Terlepas dari itu, Rara mengaku saat usianya baru menginjak 5 tahun adalah momen pertama kali diajarkan bernyanyi oleh ibunya dengan lagu dangdut.
Pandangannya tentang musik dangdut Rara tak menampik musik dangdut kerap dinilao negatif.
Dia berujar, ada oknum yang tak bertanggung jawab telah mencoreng nama baik musik dangdut.
Oknum-oknum ini, kata Rara, para penyanyi yang mengenakan pakaian tak etis dan bertentangan dengan norma sambil menyanyikan lagu dengan lirik ke arah dewasa.
"Karena ya itu, tentang penampilannya yang seronok, terus isi lagunya yang dewasa banget," kata Rara.
Oleh karena itu, kata Rara, musik dangdut dinilai negatif sehingga menjadi sulit dinikmati masyarakat luas.
Sudah tanggung jawab Rara Walau begitu, Rara tak akan putus asa merubah stigma yang seperti itu.
Bahkan, Rara menganggap mempertahankan nama baik musik dangdut Indonesia ini merupakan tugasnya.
"Nah, jangan sampai nantinya musik asli Indonesia ini akan terlupakan oleh lagu-lagu dari luar. Nah, kita tuh enggak pengin begitu," kata Rara.
Menurut perempuan berusia 18 tahun itu, musik dangdut Indonesia sekarang lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya.
Rara berujar, oknum-oknum yang mencoreng nama baik itu telah berkurang sehingga musik dangdut Indonesia menjadi lebih baik. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kisah-rara-lida-hingga-memilih-jalur-musik-dangdut.jpg)