Breaking News:

Jawa

Pemkot Magelang Intensifkan Pengetesan, 152 Spesimen Dites Setiap Minggu

Pemkot Magelang mengintensifkan tes swab massal Polymerase Chain Reaction (PCR). Targetnya, setiap minggu mampu mengetes 122 spesimen. Realisasi di at

Dok Prokopim Pemkot Magelang
Tes swab PCR yang dilakukan secara intensif di Kota Magelang, Kamis (1/10/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemkot Magelang mengintensifkan tes swab massal Polymerase Chain Reaction (PCR). Targetnya, setiap minggu mampu mengetes 122 spesimen. Realisasi di atas 100 persen.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto, tes dilaksanakan setiap minggu dengan menguji minimal 122 spesimen. Jumlah ini sesuai dengan standar WHO terkait pengetesan swab PCR.

Realisasi pengetesan lebih dari 100 persen setiap minggu di mana setiap minggu rata-rata dapat mengambil 152 spesimen untuk diuji swab.

"Rata-rata per pekan kita mampu mengambil 152 spesimen. Artinya, kita selalu di atas standar WHO," katanya, Kamis (1/10/2020).

Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 Dibentuk hingga Tingkat RT dan RW di Kota Magelang

Pengujian menyasar kontak erat, lansia, ibu hamil dan penderita Komorbid.

Konfirmasi sebagian besar dari kalangan lansia.

Masyarakat usia 45 tahun ke atas mencakup 40 persen dari total kasus positif.

Sementara persentase kematian pasien positif Covid-19 mencapai delapan persen.

Sebagian besar kasus meninggal dunia ini adalah lansia dan punya komorbid atau penyakit penyerta.

Penjelasan Satgas COVID-19 Soal Kapan Pandemi Virus Corona di Indonesia Berakhir

Oleh karena itu, pihaknya mengintensifkan lansia dan penderita komorbid seperti hipertensi dan gula dalam pengetesan mulai bulan Oktober 2020 ini.

"Jumlah yang dominan positif masih lansia. Karena tiap kali kita tes masyarakat usia 45 tahun ke atas dengan kisaran sekitar 40 persen dari total kasus positif yang ditemukan. Kita mulai data dan langsung gelar test terhadap masyarakat rentan ini," katanya.

Positivity rate dimungkinkan akan meningkat seiring peningkatan tes swab. Target setiap minggu sebanyak 200 spesimen akan dikirim. RT atau R effective kini masih di angka 1,1 persen dari ideal 5 persen standar WHO.(rfk)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved