Cegah Diabetes, Kurangi Konsumsi Makanan Manis dengan 4 Langkah Ini
Diabetes disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain faktor keturunan, pola hidup tidak sehat, obesitas, dan lainnya.
TRIBUNJOGJA.COM - Diabetes Mellitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh.
Kerap dianggap sebagai penyakit yang menyerang orang tua, diabetes sebetulnya bisa dialami oleh siapa saja.
"Berdasarkan data statistik, 1:5 pasien diabetes berusia kurang dari 40 tahun dan diprediksi terus meningkat."
Demikian diungkapkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam sekaligus Pendiri komunitas Sobat Diabet, Rudy Kurniawan.
• Daftar Nutrisi Buah Sirsak Hingga Berkhasiat Melawan Kanker, Diabetes Sampai Darah Tinggi
• Tanda-tanda Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi yang Merupakan Gejala Diabetes
Dia menyebutkan, diabetes disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain faktor keturunan, pola hidup tidak sehat, obesitas, dan lainnya.
Sayangnya, banyak makanan dan minuman "teman nongkrong" yang tinggi kalori dan gula.
Sebutlah, misalnya minuman boba, kopi susu kekinian, pisang nugget, martabak, dan lainnya.
Lalu, bagaimana cara menguranginya?
1. Lakukan secara bertahap
"Yang suka minum manis tiba-tiba dihadapkan dengan sesuatu yang tidak manis, itu kadang susah jadi harus bertahap," kata Rudy.
Salah satu triknya adalah memisahkan gula dari minuman, misalnya dengan cangkir kecil.
Menurut Rudy, secara psikologis kita akan cenderung mengurangi jumlah gula yang kita tuang jika tempatnya terpisah.
Kebanyakan orang juga tidak akan menghabiskan gula satu cangkir penuh.
2. Konsumsi pemanis rendah kalori
Jika memang sulit berhenti mengonsumsi gula untuk ditambahkan ke dalam minuman, pilihlah pemanis rendah kalori.
Ini adalah subtitusi gula yang memiliki nol kalori sehingga cenderung lebih aman dikonsumsi.
Ada pun, batasan maksimal konsumsi gula harian adalah 50 gram gula.
"Itu sudah termasuk gula yang ada pada makanan yang kita konsumsi," ucap Rudy.
3. Konsumsi camilan sehat
Untuk mencegah diabetes, pilihlah camilan yang rendah kalori dan rendah indeks glikemik.
Misalnya, mengganti roti putih dengan roti gandum.
Konsumsi buah-buahan juga bisa menjadi opsi ngemil sehat.
Namun, pastikan tidak mengonsumsinya terlalu banyak, karena beberapa buah juga tinggi kandungan fruktosa dan nantinya akan dipecah menjadi glukosa.
Hati-hati pula jika mengonsumsi jus buah, karena jus pada umumnya diberi gula tambahan.
"Itu bisa jadi salah satu faktor meningkatnya gula darah," kata Rudy.
• 12 Tanda Diabetes yang Muncul di Kulit : Dari Kulit Kering Hingga Gatal
• Tips Mengendalikan Penyakit Diabetes dan Gula Darah dengan Olahraga
4. Kemauan diri
Terakhir, semua teori tidak akan terlaksana jika tidak ada kemauan dari diri sendiri.
Jadi, mulailah dengan tekad yang kuat untuk menghindarkan diri dari berat badan berlebih dan diabetes, kemudian jalani secara konsisten.
"Yang paling penting adalah bagaimana kemauan orang tersebut. Karena akan sulit kalau ada godaan, terus kitanya sedikit-sedikit mudah tergoda," kata Rudy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/diabetes-penyakit.jpg)