8 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Mandul

Infertilitas atau ketidaksuburan dapat terjadi karena berbagai sebab. Mulai dari kondisi tubuh hingga dipicu oleh perilaku sehari-hari.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
Eyecandy Images
Ilustrasi 

Gaya hidup sehat diperlukan untuk menjaga kesehatan reproduksi. Jarang berolahraga dapat berpengaruh pada kondisi organ reproduksi Anda.

Ini karena biasanya orang yang jarang berolahraga berkaitan dengan obesitas. Seperti yang disebutkan sebelumnya, obesitas dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

Meski begitu, olahraga berlebihan juga tidak dianjurkan. Olahraga dalam intensitas berat lebih dari satu jam sehari atau lebih dari 7 jam per minggu dapat mengganggu kesuburan baik pria maupun wanita.

4. Terlalu banyak konsumsi junk food

Junk food sering dikaitkan dengan masalah kesehatan pada umumnya. Konsumsi junk food secara berlebihan juga bisa menyebabkan masalah kemandulan. Hal ini berkaitan dengan berat badan Anda. Tak hanya itu, kandungan asam lemak trans dari junk food juga memegang peran besar dari infertilitas.

Dikutip dari DMarge, konsentrasi asam lemak trans yang tinggi dapat menurunkan jumlah sperma secara drastis. Konsumsi junk food juga menyebabkan peningkatan gula darah yang tidak baik untuk kesuburan.

5. Konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol berhubungan dengan produksi sperma yang berkualitas. Sebuah penelitian yang meneliti air mani dari pria alkoholik menemukan bahwa hanya 12 persen dari responden yang memiliki sperma sehat. Studi lain menemukan, wanita yang mengonsumsi alkohol lebih dari tiga gelas semiggu membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil.

Lima Masalah Umum Penyebab Vagina Kering yang Bisa Mengurangi Kenikmatan Seksual

6. Merokok

Peringatan dalam bungkus rokok yang menyatakan merokok dapat menyebabkan beberapa masalah reproduksi bukan isapan jempol belaka.

Masalah reproduksi ini memang tidak langsung menyebabkan kemandulan. Meski begitu, jika Anda memiliki masalah pada organ reproduksi, Anda mungkin lebih sulit mendapatkan momongan. Dengan kata lain, merokok juga dapat mempengaruhi kesuburan pria dan wanita meski secara tidak langsung.

7. Stres

Sebuah studi yang terbit di Journal Pediatric menemukan, seorang ayah juga dapat mengalami postpartum distress syndrome atau biasa dikenal dengan baby blues
Sebuah studi yang terbit di Journal Pediatric menemukan, seorang ayah juga dapat mengalami postpartum distress syndrome atau biasa dikenal dengan baby blues (IST/GuyStuffCounseing)

Stres dapat mempengaruhi banyak hal dalam kesehatan Anda, salah satunya reproduksi. Stres dapat menyebabkan masalah kesuburan karena mengganggu siklus ovulasi pada perempuan dan menurunkan kualitas serta kuantitas sperma pada pria. Tak hanya itu, stres juga dapat mengganggu libido dan mengurangi hasrat seksual.

8. Seks tidak aman

Bergonta-ganti pasangan juga bisa berpengaruh pada kesuburan Anda, baik pria maupun wanita. Ini karena seks tidak aman berhubungan dengan penyakit menular seksual (PMS).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved