UPDATE Peringkat Negara Terbanyak Terjangkit Virus Corona, China 43, USA 1, Indonesia 23
Berikut peringkat negara berdasarkan jumlah kasus terbanyak 1 USA 7,185,471 2 India 5,816,103 23 Indonesia 262,022
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com -- Virus corona COVID-19 masih menjadi penyakit yang menular di 213 negara dan wilayah di seluruh dunia dan 2 kendaraan internasional.
Berikut peringkat negara berdasarkan jumlah kasus terbanyak dilansir Tribunjogja.com dari worldometers.info Jumat (25/9/2020)
1 USA 7,185,471
2 India 5,816,103
3 Brazil 4,659,909
4 Russia 1,128,836
5 Colombia 790,823
6 Peru 788,930
7 Mexico 715,457
8 Spain 704,209
9 Argentina 678,266
10 South Africa 667,049
11 France 497,237
12 Chile 451,634
13 Iran 436,319
14 UK 416,363
15 Bangladesh 355,384
16 Iraq 337,106
17 Saudi Arabia 331,857
18 Turkey 309,790
19 Pakistan 308,217
20 Italy 304,323
21 Philippines 296,755
22 Germany 281,345
23 Indonesia 262,022
24 Israel 212,115
25 Ukraine 188,106
Sedangkan China yang disebut jadi negara pertama terjangkit corona kini berada di peringkat ke 43 dengan jumlah pasien 85,322 orang.
Kapan Berakhir?
Guru Besar Statistika UGM, Prof. Dr. rer.nat. Dedi Rosadi, S.Si., MSc., menyampaikan prediksi tren terbaru kasus terkonfirmasi COVID-19, baik untuk prediksi tren jangka pendek maupun tren jangka panjang.
Ia mengatakan akhir pandemi sangat bergantung pada upaya pemerintah dalam mengendalilkan laju penyebaran COVID-19.
"Berdasarkan tracking data terakhir dan menggunakan berbagai pendekatan pemodelan data-driven (berbasis pergerakan data), terdapat kenaikan nilai proyeksi kasus positif diakhir pandemi yang cukup signifikan dibanding rilis terakhir di akhir Juli 2020 yang lalu," ujarnya seperti dikutip dari kleterangan tertulisnya.
Prediksi paling optimis diperoleh dengan menggunakan model hybrid kompartemen SIR-Regresi-runtun-waktu diperkirakan pandemi akan berakhir di pertengahan Februari 2021 dengan total kasus positif minimal 322 ribu penderita.
Sementara secara terpisah diperoleh dengan model Probabilistic Data Driven Model (PDDM) COVID-19 Indonesia yang disusun oleh Dedi Rosadi bersama Alumni FMIPA UGM, Drs. Joko Kristadi, MSi. dan Dr. Fidelis Diponegoro, S.Si., MM., diperoleh pandemi akan berpuncak di pertengahan November sampai awal Desember dan berakhir di akhir Mei 2021 dengan estimasi total kasus positif disekitar 700 ribu penderita.
Sedangkan dengan tim lainnya, Dedi Rosadi melakukan kajian dengan pendekatan model kurva Richard dan kurva pertumbuhan logistik, yang menunjukkan proyeksi akhir pandemi berada diantara April 2021 sampai dengan awal 2022 dengan range prediksi total penderita yang sangat mirip dengan hasil model SIR-Regresi dan PDDM diatas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-peringkat-negara-terbanyak-terjangkit-virus-corona-china-43-usa-1-indonesia-23.jpg)