Liga Inggris
EDOUARD Mendy: Dari Pengangguran hingga Jadi Calon Kiper Utama Chelsea
Mendy adalah seorang yang optimis dengan mentalitas olahraga kelas dunia, cerdas dan berprinsip dan telah berjuang keras untuk ke Stamford Bridge
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Dalam kurun waktu enam tahun, Edouard Mendy telah berubah dari pengangguran menjadi sosok yang berpotensi menjadi kiper utama Chelsea.
Mendy adalah seorang yang optimis dengan mentalitas olahraga kelas dunia, cerdas dan berprinsip dan telah berjuang keras untuk mendapatkan kesempatan di Stamford Bridge
Chelsea mengumumkan pada hari Kamis bahwa penjaga gawang berusia 28 tahun itu telah resmi menjadi pemain mereka, pindah dengan kesepakatan £ 22 juta ($ 29 juta) dari klub Ligue 1 Rennes.
Pelatih Frank Lampard mengontrak Mendy untuk bersaing dengan pemain pencetak rekor klub Kepa Arrizabalaga, yang telah berjuang keras untuk mendapatkan performa terbaiknya.
Transfer itu atas rekomendasi penasihat transfer dan legenda Chelsea, Petr Cech, yang juga pernah memperkuat klub yang sama, Rennes.
Mendy yang lahir di Normandia, menikmati pendidikan kelas menengah di bawah seorang ibu Senegal dan seorang ayah yang berasal dari Guinea-Bissau dan belajar bisnis.
Obsesinya di sepak bola dengan mengidolakan penjaga gawang legendaris Gianluigi Buffon dan Manuel Neuer; sementara Ronaldo Nazario adalah pemain favoritnya.
Dalam sebuah perjalanan sekolah ke Brighton saat berusia 11 tahun, dia membeli jersey Brighton, kaus sepak bola pertama yang pernah dimilikinya.
Karir sepak bolanya dimulai dari sistem akademi di klub lokal Le Havre, yang dianggap sebagai satu sekolah penjaga gawang terbaik di Prancis.
Dia akhirnya dilepas oleh klubnya setelah tidak dapat bersaing dengan kiper utama, Zacharie Boucher dalam tim utama.
Setelah lima tahun di klub amatir lokal CS Municipaux Le Havre, ia memenangkan Piala Normandia, menarik minat dari klub profesional AS Cherbourg.
Memulai lagi dari tingkat ketiga di Prancis, presiden Cherbourg Gerard Gohel memberi Mendy kesempatannya.
"Dia tiba pada usia 19 tahun dan tinggal bersama kami selama tiga tahun," kata Gohel dikutip TribunJogja.com dari Goal Global.
"Kami berada di tim nasional (divisi tiga Prancis). Tahun pertama dia bermain tapi ada persaingan karena kami sudah memiliki penjaga gawang.
Setelahnya, Mendy baru mendapat perhatian dari berbagai pihak menyangkut kemampauan dan kepribadiannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/edouard-mendy-kiper-baru-chelsea-dari-rennes.jpg)