Breaking News:

UMKM Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Didorong Masuk Bursa Efek

pelaku usaha UMKM harus mengetahui bagaimana cara melantai di bursa efek sehingga dapat memperoleh akses pembiayaan yang pasti

Editor: Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM / Angga Purnama
Pameran produk ekonomi kreatif 

TRIBUNJOGJA.COM -- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pelaku usaha UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masuk pasar modal melalui IPO.

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan jika Indonesia ingin membangun knowledge, innovation, and creativity based economy maka hal ini harus didukung oleh investing society.

Menurut Fadjar, skema-skema alternatif pendanaan dalam bentuk ekuitas atau penyertaan modal harus diperbanyak. Karena, kalau hanya bertemu dengan solusi-solusi pembiayaan atau pinjaman saja, maka akan bertemu dengan permasalahan penjaminan yang tidak pasti.

“Oleh karena itu, pelaku usaha UMKM  harus mengetahui bagaimana cara melantai di bursa efek sehingga dapat memperoleh akses pembiayaan yang pasti dari berbagai investor yang telah tersedia di bursa efek,” Fadjar, dikutip dari Kontan, Rabu (23/9/202).

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga telah menyediakan beberapa platform yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha parekraf yaitu papan akselerasi, papan pengembangan, dan papan utama.

“Untuk pelaku UMKM yang ingin melantai di bursa efek bisa menggunakan papan akselerasi. Namun, pelaku usaha yang tercatat di papan akselerasi juga memiliki kesempatan untuk dapat naik kelas ke papan pengembangan dan papan utama apabila telah memenuhi persyaratan di papan pengembangan maupun papan utama,” lanjutnya.

Fadjar berharap melalui skema IPO ini pelaku UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat meningkatkan kapasitas usahanya guna memajukan perekonomian Indonesia. (*)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved