Breaking News:

Jawa

Inventarisasi Bidang Tanah yang Dilalui Tol Yogya-Solo di Klaten Ditarget Rampung 30 Hari Kerja

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten menargetkan merampungkan identifikasi dan inventarisasi tanah yang bakal dilalui oleh jalan Tol Yogyakarta-Solo

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kepala Kantor BPN Klaten, Agung Taufik Hidayat, saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten menargetkan merampungkan identifikasi dan inventarisasi tanah yang bakal dilalui oleh jalan Tol Yogyakarta-Solo di daerah itu selama 30 hari kerja.

BPN optimis hal itu bisa terwujud karena pihaknya telah melakukan survei awal untuk melakukan identifikasi dan inventarisasi tanah yang dilalui oleh jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten tersebut.

Selain itu, surat keputusan (SK) penetapan lokasi (penlok) dari pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten juga telah diterbitkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada 15 September 2020 lalu.

SK Penlok Tol Yogyakarta - Solo Terbit, Ini 50 Desa di Klaten yang Bakal Dilalui Jalan Tol

"Jadi ditargetkan, untuk identifikasi dan inventarisasi tanah kita targetkan selesai dalam 30 hari kerja ya," ujar Kepala BPN Klaten, Agung Taufik Hidayat pada awak media saat dijumpai di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2020).

Kendati demikian, Agung belum bisa merinci kapan tanggal pasti pihaknya akan mulai melaksanakan identifikasi dan inventarisasi tanah yang dilalui proyek nasional di Kabupaten Klaten tersebut.

"30 hari itu setelah ada penugasan. Hari ini saya ke Semarang nanti kita rapat dengan kanwil dan pihak terkait, mudah-mudahan dalam minggu ini penugasan keluar dan kami bisa melakukan identifikasi dan inventarisasi," jelasnya.

Menurutnya, untuk tahap persiapan identifikasi dam inventarisasi bidang-bidang tanah yang bakal dilalui oleh proyek jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten sudah dilakukan oleh pihaknya.

Apalagi, sebagian besar bidang tanah yang dilalui proyek jalan tol tersebut elah memiliki sertifikat kepemilikan.

"Sebagian besar bidang tanah sudah bersertifikat ya. Jadi kita bisa melakukan identifikasi awal dan itu memudahkan kita melakukan inventarisasi," paparnya.

Dikatakan Agung, untuk melaksanakan identifikasi dan inventarisasi bidang tanah tersebut, pihaknya bakal menerjunkan sekitar 60 personel.

Puluhan personel tersebut bakal dibagi kedalam beberapa tim dan juga bakal mendapat tambahan personel dari instansi-instansi lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

"Kita kurang lebih ada 60 personel ya, tapi kan ada juga unsur-unsur dari intansi lainnya seperti terkait dengan tanaman ada dari dinas pertanian, kemudian terkait dengan bangunan ada juga dari dinas perumahan dan lainnya," katanya.

Lebih jauh diakui Agung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan camat dan kepala desa yang daerahnya bakal dilalui oleh proyek jalan Tol Yogyakarta-Solo tersebut.

Sebagaimana diketahui, proyek jalan Tol Yogyakarta-Solo yang akan dibangun sepanjang 28 kilometer tersebut bakal melalui 11 kecamatan dan 50 kelurahan desa di Kabupaten Klaten.

"Kita optimis bisa berjalan dengan lancar proses identifikasi dan inventarisasi ini larena kita sudah lakukan tahap awalnya," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved