Nasional
Banyak Korban Penipuan, Kenali Skema Ponzi JD Union, Alimama, dan Tesco!
Bukan keutungan yang diberikan, justru para investor mengalami kerugian, karena aplikasi tersebut menggunakan skema ponzi.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM - Belakangan ini sedang marak aplikasi yang memberi iming - iming keuntungan kepada para penggunanya. Bukan diberi keuntungan, sebenarnya sudah banyak korban yang tertipu dan uangnya tidak bisa kembali.
Berdasarkan informasi yang dirangkum Tribunjogja.com, Aplikasi yang sedang ramai dibicarakan, yaitu JD Union, Alimama, dan Tesco.
Bukan keutungan yang diberikan, justru para investor mengalami kerugian, karena aplikasi tersebut menggunakan skema ponzi.
Lalu apa itu skema ponzi?
Skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini.
Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian yang terlalu tinggi atau luar biasa konsisten. Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.
Saat ini banyak korban dari skema ponzi. Para korban berkumpul di grup facebook dan telegram, dan mengeluarkan keluh kesah mengenai uang mereka yang tidak bisa dicairkan kembali. Kerugian mulai dari ratusan ribu hingga ratusan juta, dan aplikasi seperti diatas sudah tidak bisa dibuka lagi.
Besar kemungkinan, JD Union, Alimama, dan Tesco membawa kabur uang dari para member atau investor.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jd-union.jpg)