Bisnis

Pergerakan Saham Diprediksi Mengalami Kontraksi, Simak Rekomendasi pada 22 September 2020

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (22/09/2020) diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan support di level 4,940 dan resistance di l

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (22/09/2020) diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan support di level 4,940 dan resistance di level 5,060.

Marketing Officer IPOT Yogyakarta, Ali Imran mengatakan, melihat pada perdagangan kemarin indeks di bursa Wall Street kembali ditutup melemah dipicu oleh kekhawatiran akan memburuknya penyebaran pandemi covid-19 di Eropa khususnya Inggris.

"Ditambah pula , belum jelasnya stimulus fiskal lanjutan yang diperlukan untuk menopang perekonomian serta terungkapnya kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan bank-bank besar," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (22/09/2020).

PUKAT UGM: Sudah Satu Tahun Pemberantasan Korupsi Mati Suri

Kekhawatiran akan penyebaran covid-19 muncul setelah pemerintah Inggris mempertimbangkan untuk kembali melakukan lockdown secara nasional setelah terjadinya lonjakan kasus baru di negara tersebut.

Menurut ilmuwan jika pemerintah tidak melakukan aksi lanjutan maka diprediksi kasus baru bisa mencapai 50.000 per hari.

Negoisasi stimulus fiskal lanjutan diprediksi akan semakin komplek setelah meninggalnya hakim agung Ruth Bader Ginsburg.

Rencananya Donald Trump akan mengumumkan calon untuk mengisi posisi hakim agung pada pekan ini.

Pencalonan tersebut sendiri akan menimbulkan perdebatan politik yang semakin sengit antara Demokrat dan Republik.

Sementara itu pergerakan di pasar saham juga ikut terkontraksi seperti, Dow Jones melemah -510 poin (-1.845) pada level 27,148. Lalu, S&P 500 terkoreksi -38 poin (-1.16%) pada level 3,281.

Kemudian, Nasdaq turun -14 poin (-0.13%) pada level 10,779, dan EIDO melemah -0.35 poin (-1.94%) pada level 17.71.

Ditutup Melemah Sebesar 1,18 Persen, Pergerakan Saham Industri Dasar Anjlok

Ia mengatakan, melemahnya indeks bursa global seiring dengan meningkatnya kekhawatiran investor akan penyebaran covid-19.

"Ketidakpastiaan akan stimuslus fiskal dan terungkapnya skandal pencucian uang yang melibatkan bank-bank besar di Amerika serta turunnya mayoritas harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar," ucapnya.

Melihat pergerakan saham dalam kondisi seperti ini, berikut rekomendasi saham yang menarik untuk dicermati yaitu, AALI (Buy). Support: Rp10,300, Resist:Rp10,950

Lalu, UNVR (Buy on Weakness). Support: Rp7,925 Resist: Rp8,100, ICBP (Buy on Weakness). Support: Rp10,000 Resist: Rp10,300. Kemudian, SIDO (Buy on Weakness). Support: Rp756 Resist: Rp790. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved