Breaking News:

Otomotif Gaspol 52

Scrambler Basic Scropio Terinpirasi  Rangka Kaisar

Yamaha Scorpio pabrikan tahun 2011 salah satu builder motor kustom dari Yogya, Andi kembali membuat motor bergaya modifikasi Scrambler.

Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Victor Mahrizal
Dokpri.
Penampakan motor Yamaha Scorpio pabrikan tahun 2011 saat proses modifikasi hingga menjadi motor kostum bergaya Scrambler. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bermodal motor Yamaha Scorpio pabrikan tahun 2011 salah satu builder motor kustom dari Yogya, Andi kembali membuat motor bergaya modifikasi Scrambler.

Kali ini Andi menerapkan rangka motor yang kokoh dan juga sesuai dengan kebutuhan gaya Scrambler yang menopang beban cukup berat.

Andi mengadopsi rangka motor Kaisar dengan beberapa penyesuaian kecil. Menurut Andi, rangka menjadi salah satu faktor penentu bagaimana sebuah motor tampil dengan karakter yang kuat. Untuk itu, rangka menjadi bagian yang harus diperhitungkan dengan rinci sehingga selain memenuhi estetika juga menunjang fungsi sebagai penyangga bodi motor.

"Untuk dimensi keseluruhan, motor ini menyuguhkan gaya scrambler yang ciri khasnya memiliki bodi yang padat dan cenderung terlihat kokoh dan lebar. Bila penggunaan rangka tak memperhatikan kebutuhan ini bisa jadi motor memiliki akselerasi yang kurang bagus ketika dikendarai," terang Andi.

Penerapan gaya Scrambler di motor ini lebih cenderung tetap menampilkan juga kesan klasik. Beberapa penerapan tersebut bisa dilihat di bagian headlamp yang masih menggunakan lampu bulat belum LED.

Di bagian lain juga bisa dilihat kesan klasik ditonjolkan dari penggunaan suspensi depan dan belakang yang menggunakan shock teleskopik. Sayangnya di bagia velg, bukan menggunakan velg krom dengan jeruji, namun menggunakan velg racing serupa motor keluaran saat ini.

Untuk bagian ban, agar menguatkan karakter maskulin gaya Scrambler, motor ini menggunakan ban belakang dengan ring 15 lebar dan pada bagian depan menggunakan ring 17. Sedangkan pada bagian knalpot dipilih model leher dipilih untuk melengkapi kesan klasik motor ini.

"Pada bagian selebor handmade, speedo variasi dan bagian lain kustom. Motor ini digunakan sehari hari, jadi sedapat mungkin semua part yang disematkan bisa menunjang kenyamanan saat dikendarai," terang Andi.

Pada bagian mesin, sengaja Andi tak melakukan bore up karena mesin berkapasitas 225 CC dirasa sangat cukup. Apalagi Yamaha Scorpio sudah memiliki tipe Mesin,4 Langkah SOHC dengan 1 Silinder Tegak.

Sementara pada lini pengereman, di bagian depan dan belakang masih mempertahankan cakram depan orisinil scorpio. Hal ini mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan serta kebutuhan dari modifikasi.

"Untuk warna bodi dan keseluruhan part motor dipilih warna gelap termasuk warna velg yang didominasi warna hitam. Ini untuk memperkuat karakter motor bergaya modifikasi Scrambler yang gagah dan elegan," imbuh Andi.

Penerapan Ground Clearance

Penerapan pada modifikasi Scrambler salah satu ciri khasnya adalah memiliki ground clearence yang tinggi. Salah satu fungsi ground clearance tinggi ini adalah untuk melindungi mesin saat berkendara dengan kondisi medan berbatu.

Ukuran ground clearance ini menurut Andi, memang tak ada patokan khusus, hanya saja dengan konsep gaya modifikasi Scrambler memang idealnya dibuat berjarak sekitar 35 cm atau lebih dari permukaan tanah sehingga penampilan motor juga lebih gagah.

"Selain itu, menggunakan suspensi yang lebih tinggi, ban dual purpose , knalpot bisa dibuat lebih tinggi untuk mendapat ground clearance pas," terang Andi.

Andi menyebut modifikasi bergaya Scrambler ini tak ubahnya trail perkotaan. Sebab, tampilan motor yang dimodifikasi dengan gaya Scrambler membuat pengendaranya serupa naik motor trail. Gaya modifikasi Scrambler pada umumnya juga memiliki bodi minimalis.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved