Bisnis

Total Tabungan Simpanan Pelajar di DIY Capai Rp 91 miliar

Program TPAKD dapat mendukung akselerasi perekonomian yang saat ini masih lesu akibat pandemi Covid-19.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja/Kurniatul Hidayah
Kepala OJK DIY Parjiman 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kota Yogyakarta telah mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kemarin, Rabu (16/9/2020).

Pembentukan tim ini bertujuan untuk mendorong dan mensinergikan program perluasan akses keuangan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di daerah.

Kepala OJK DIY, Parjiman, mengatakan bahwa program TPAKD dapat mendukung akselerasi perekonomian yang saat ini masih lesu akibat pandemi Covid-19.

Banyak program yang akan dijalankan oleh KPAKD, satu di antara sasarannya adalah pelajar.

OJK dan Industri Jasa Keuangan Tetap Beroperasi dalam PSBB di DKI Jakarta

Program TPAKD tersebut bernama One Student One Account (ASOA) yang selanjutnya disebut Satu Rekening Satu Pelajar atau KEJAR.

"Tujuannya untuk menanamkan budaya menabung sejak dini untuk membentuk karakter generasi muda dalam mengelola keuangan jangka panjang sehingga dapat memperkuat perekonomian masyarakat di masa mendatang," ucap Parjiman.

Program inklusi keuangan pada segmen pelajar ini menggunakan produk tabungan SimPel/SimPel IB maupun tabungan anak lainnya sebagai satu di antara upaya untuk mencapai target inklusi keuangan di atas 90% pada tahun 2024.

OJK DIY Sebut Kinerja Asuransi Jiwa Mengalami Perlambatan pada Masa Pandemi

Ia pun menjelaskan, data pencapaian program Simpanan Pelajar (SimPel) semester 1 tahun 2020 di wilayah DIY, terdapat 29 bank peserta SimPel/SimPel iB dengan total rekening SimPel/SimPel iB sebanyak 406.256 rekening.

"Total nominal dari seluruh rekening tersebut mencapai Rp91 miliar," imbuhnya.  

Dalam kesempatan itu, Parjiman mengungkapkan harapannya agar lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah bersama OJK mampu berkolaborasi dalam mendorong kemandirian dan pengembangan sektor-sektor strategis ekonomi domestik melalui peningkatan akses di lembaga jasa keuangan.

"Sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved