Breaking News:

Jawa

Sebanyak 4 Pasangan Muda-Mudi dan 12 Anak Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Klaten

Saat terjaring razia tim gabungan, 4 pasangan muda-mudi yang terjaring tidak mampu menunjukan identitas resmi mereka sebagai pasangan suami-istri yang

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kantor Satpol PP Klaten di Jalan Pemuda, Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 4 pasangan muda-mudi dan 12 anak jalanan (Anjal) terjaring dalam razia yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Klaten dan Tim Gabungan, Kamis (17/9/2020).

Pada razia itu, selain Satpol PP Klaten juga melibatkan Kodim 0723, Polres Klaten dan Dinsos P3AKB Kabupaten Klaten.

Informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, razia dilaksanakan selama dua jam yakni pukul 13.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Razia menyasar hotel-hotel kelas melati dan perempatan jalan nasional yang ada di wilayah Kabupaten Klaten.

Saat terjaring razia tim gabungan, 4 pasangan muda-mudi yang terjaring tidak mampu menunjukan identitas resmi mereka sebagai pasangan suami-istri yang sah.

Beredar Pesan Berantai Terkait Razia bagi Anak-anak di Klaten, Satpol PP Tegaskan Itu Informasi Hoax

Sedangan 12 anak jalanan terjaring saat sedang berada di salah satu perempatan di jalan nasional.

"Hari ini kita menggelar razia di salah satu ruas jalan nasional yang ada di Klaten. Razia ini kita gelar guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Klaten," ujar Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Klaten, Poniman, saat ditemui awak media di kantornya, Kamis (17/9/2020).

Menurut Poniman, 4 pasang muda-mudai yang terjaring razia dibawa ke Mako Satpol PP Klaten untuk pendataan lebih lanjut.

"Selain dilakukan pendataan, pasangan yang terjaring juga dikenakan wajib lapor sebanyak 20 kali ke kantor Satpol PP Klaten," tegasnya.

Sementara untuk 12 anak jalanan yang terjaring razia, lanjut Poniman, selain dilakukan pendataan juga dilakukan pembinaan dan diminta untuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan tersebut serta dihukum lari dan push up.

"Kegiatan berjalan aman tertib dan lancar," tandasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved