Jawa

PKB Targetkan Kemenangan di 12 Daerah di Pilkada 2020 Jawa Tengah

Gus Yusuf mengatakan, di 12 daerah tersebut, PKB mengusung kadernya untuk menduduki posisi tujuh bupati atau wali kota dan lima wakil bupati atau waki

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, KH Muhammad Yusuf Chudlori, diwawancarai seusai ‘Workshop Peningkatan Kinerja Anggota Fraksi PKB DPRD se-Jawa Tengah’ di Atria Hotel Magelang, Kamis (17/9/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, KH Muhammad Yusuf Chudlori mengatakan, pihaknya menargetkan kemenangan di 12 dari 21 kabupaten/kota pada Pilkada 2020 mendatang.

“Bupati lima, Wakil Bupati tujuh. Target 12 itu yang kita konsentrasi," kata Gus Yusuf diwawancarai usai ‘Workshop Peningkatan Kinerja Anggota Fraksi PKB DPRD se-Jawa Tengah’ di Atria Hotel Magelang, Kamis (17/9/2020).

Gus Yusuf mengatakan, di 12 daerah tersebut, PKB mengusung kadernya untuk menduduki posisi tujuh bupati atau wali kota dan lima wakil bupati atau wakil wali kota.

Untuk posisi bupati meliputi Kendal, Pekalongan, Blora, Pemalang dan Purbalingga.

Kemudian, posisi wakil bupati atau wakil wali kota antara lain di Sragen, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Wonosobo, Demak dan daerah lainnya.

PKB Masih Menunggu Rekomendasi Turun untuk Calon Pilkada 2020 Kota Magelang

“Untuk posisi Bupati mulai dari Kendal, Pekalongan, Blora, terus Pemalang sama Purbalingga. Wakil itu mulai dari ujung sana, Sragen, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Wonosobo, di antaranya itu,” ujarnya.

Seluruh anggota fraksi PKB se Jawa Tengah pun dikumpulkan untuk persiapan Pilkada serentak nanti.

Gelombang pertama, 21 kabupaten/kota yang akan melangsungkan pilkada. Gelombang kedua diikuti daerah lainnya.

“Rakor ini dalam rangka menyukseskan pilkada, sukses dalam penyelenggaraan, sukses kandidat yang kita usung,” katanya.

Seperti pesan Ketua Umum DPP PKB, meski di masa pandemi, organisasi dan program-program partai tetap jalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Organisasi harus tetap jalan, program-program partai harus tetap jalan, tetapi protokol kesehatan harus diutamakan ini,” tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved