Pendaki Wanita yang Petik Bunga Edelweis di Gunung Lawu Minta Maaf, Berasal dari Ngawi
Pendaki Wanita yang Petik Bunga Edelweis di Gunung Lawu Minta Maaf, Berasal dari Ngawi
TRIBUNJOGJA.COM, KARANGANYAR - Pendaki wanita yang videonya viral karena memetik bunga edelweis di Gunung Lawu, Karanganyar akhirnya meminta maaf.
Bersama keluarga, teman dan perangkat desa tempat tinggalnya, pendaki wanita yang tidak disebutkan namanya tersebut datang ke Basecamp Candi Cetho pada Rabu (16/9/2020).
Kedatangannya tak lain untuk meminta maaf atas perbuatannya memetik bunga edelweis di jalur pendakian Gunung Lawu hingga berita viral.
Relawan, Dian Dwi Saputro menyampaikan, pendaki wanita itu didampingi keluarga, teman dan perangkat desa telah datang ke Basecamp Candi Cetho untuk menyatakan permintaan maaf pada Rabu (16/9/2020).
Saat itu dirinya juga mendampingi mereka.
Diketahui pendaki wanita itu berasal dari Ngrambe Ngawi Jawa Timur.
"Kejadiannya itu tanggal 13 September 2020. Mendaki lewat Jogorogo wilayah Ngawi, tembusnya itu di Pos Lima. Kejadiannya di Pos Lima Jalur Pendakian Cetho," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (17/9/2020).
Lanjutnya, karena sudah ada etika baik dengan datang ke basecamp pendakian, kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan.
Dian mengungkapkan, berdasarkan keterangan pendaki wanita itu, bunga edelweis yang dibawa itu sudah patah dan jatuh.
Kondisinya pun sudah kering.
Sebenarnya ketua rombongan pendaki sudah melarang yang bersangkutan membawa bunga itu.
"Yang diambil itu edelweis yang sudah patah, berada di bawah dan kering. Saat itu ditegur oleh pendaki lain (merekam video) saat turun dan ditanya.
Yang bersangkutan menjawab sedikit saja. Kalau memang tidak mengambil kan bisa klarifikasi di tempat dan tidak jadi permasalahan," ungkapnya.
Sebagai konsekuensi dari kejadian itu, pendaki wanita dikenakan sanksi dengan membuat surat pernyataan, push up 100 kali dan diblacklist dari jalur pendakian yang masuk wilayah Karanganyar.
Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nardi menambahkan, pernyataan permintaan maaf itu sudah disampaikan ke pihak Perhutani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/edelweis-lawu.jpg)