Breaking News:

Update Pilkada Sleman: Kustini Sri Purnomo Ajak Pelaku Industri Bambu Cebongan Manfaatkan Digital

Ketua Dekranasda Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo mengunjungi beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) di Sleman

ist
Ketua Dekranasda Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo mengunjungi beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) di Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Dekranasda Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo mengunjungi beberapa Industri Kecil Menengah (IKM) di Sleman. Kunjungan ini untuk melihat langsung dampak covid-19 terhadap IKM.

“Jangan bilang kalau bapak dan ibu sekalian adalah pengrajin kecil karena orang besar itu dulunya tidak langsung besar. Semua mengalami proses dari bawah. Kita semua sama. Jangan berkecil hati,” tegas Kustini Sri Purnomo ketika menyambangi IKM kerajinan bambu Sendari di Cebongan, Kabupaten Sleman pada Rabu (16/9/2020) pagi.

Salah satu IKM yang baru saja dikunjungi adalah industri kerajinan bambu Sendari.

Bertemu dengan sekitar 73 pengrajin bambu, Kustini berusaha membangkitkan semangat.

Selain Ketua Dekranasda Sleman, Kustini sendiri adalah pengusaha di bidang mebel.

Dirinya sudah tidak asing dengan dinamika dunia usaha, salah satunya ketika situasi sulit datang.

Dinamika tersebut harus dihadapai dengan kesadaran untuk berjuang dan menjadi besar kembali kelak.

IKM kerajinan bambu Sendari sendiri sebetulnya punya potensi yang begitu besar.

Sebelum pandemi corona menerpa, kerajinan bambu Sendari sudah merambah pasar ekspor.

Hasil kerajinan bambu seperli lincak, tempat tidur, meja, kursi, lampu hias, dan lain sebagainya, sudah menembus pasar Australia.

Kini, di tengah pandemi corona, Kustini Sri Purnomo juga mengajak para pengrajin untuk memanfaatkan media digital sebagai alat pemasaran

Apalagi, Dekranasda Kabupaten Sleman sudah menyediakan website yang bisa dimanfaatkan para pengrajin dan IKM untuk memasarkan hasil karya.

Memanfaatkan website yang beralamat di www.serayuhimki.com , para pengrajin dari berbagai IKM bisa memamerkan karyanya.

Dengan begitu, para pengrajin bisa “langsung bertemu” dengan calon pembeli secara virtual.

Diharapkan, perhatian dari Pemkab Sleman ini bisa dimaksimalkan demi ketahanan ekonomi pengrajin dan IKM di Sleman. (*)

Editor: Ikrob Didik Irawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved