Liga Italia
AC Milan Terpojok, Donnarumma Minta Gaji 2X Lipat Sebagai Syarat Bertahan
AC Milan kian terpojok, Gianluigi Donnarumma saat ini meminta gaji hampir 2 kali lipat sebagai syarat untuk mau bertahan bersama Rossoneri.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, ITALIA - AC Milan bisa kehilangan kiper andalan Gianluigi Donnarumma secara cuma-cuma di musim mendatang jika gagal mempertahankannya musim ini. Yang membuat AC Milan kian terpojok, Gianluigi Donnarumma saat ini meminta gaji hampir 2 kali lipat sebagai syarat untuk mau bertahan bersama Rossoneri.
Jika tidak menemui deal antara AC Milan dan sang pemain, praktis Gianluigi Donnarumma memiliki kebebasan untuk negosiasi pra kontrak dengan klub lain untuk kepindahan pada 2021.
Menyusul sulitnya posisi AC Milan untuk mempertahankan sang kiper andalan, rumor hengkangnya Gianluigi Donnarumma pun kembali mencuat.
Kiper yang sempat diincar klub Liga Inggris Chelsea tersebut meminta kenaikan gaji mencapai dua kali lipat sebagai syarat bertahan di AC Milan.
Gianluigi Donnarumma kerap dirumorkan bakal meninggalkan AC Milan.
Pasalnya, kontrak Gianluigi Donnarumma bersama AC Milan akan habis pada bulan Juli 2021.
Gianluigi Donnarumma seringkali menolak tawaran perpanjangan kontrak dari klub yang telah membesarkan namanya tersebut.
Tawaran perpanjangan kontrak baru dari I Rossoneri selalu mental oleh Donnarumma dan agennya, Mino Raiola.
Kiper 21 tahun itu ingin mencari tantangan baru demi kariernya dan mengejar impian meraih gelar juara di klub lain.
Namun, prestasi I Rossoneri yang mampu mengakhiri kompetisi Liga Italia 2019-2020 dengan finis di urutan keenam, membuat Donnarumma berubah pikiran.
Dirinya pun memutuskan untuk bertahan seiring bangkitnya Milan bersama Stefano Pioli.
Namun, syarat berat sudah diajukan kepada Milan sebagai keseriusan Donnarumma bertahan di San Siro.
Dilansir BolaSport.com dari Corriere della Sera, Donnarumma dilaporkan meminta kontrak dengan bayaran 10 juta euro (sekitar Rp 174 miliar) per musim.
Mino Raiola sudah melayangkan tuntutan dari kliennya tersebut kepada jajaran direksi Milan.
Gaji senilai 10 juta euro berarti hampir dua kali lipat dari gaji kiper timnas Italia saat ini yang hanya 6 juta euro (sekitar Rp 104 miliar).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ac-milan-vs-inter-milan-misi-dendam-rossoneri-donnarumma-masih-sakit-hati.jpg)