Breaking News:

Bisnis

Skuter Matic Masih Mendominasi di Pasar Motor Bekas di DIY

Dikarenakan pandemi dan banyak anak melakukan pembelajaran di rumah, penjualan motor bekas pun tidak sebanyak saat tak ada pandemi.

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Display motor bekas milik Adhi Surya Motor yang berlokasi di Jalan MT Haryono 84 Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bisnis jual beli motor bekas masih berusaha untuk bertahan di pandemi saat ini.

Meski ada motor yang terjual, namun jumlahnya tidak sebanyak ketika tidak ada pandemi.

Agus Hartono, pemilik dari Adhi Surya Motor di Jalan MT Haryono 84 menjelaskan bahwa saat sebelum pandemi pihaknya bisa menjual 80-90 unit motor bekas per bulan.

Setelah pandemi ia hanya bisa menjual 50-60 unit per bulan.

"Pada bulan Maret April kemarin bahkan merosot 45 unit per bulan. Selain itu harganya juga turun 15-20 persen. Yang biasanya sekitar Rp 10 juta, turun jadi Rp 8,5 juta," ujarnya Kamis (3/9/2020).

Agus menyatakan, seharusnya di bulan-bulan saat ini pasar motor bekas sedang bagus karena adanya tahun ajaran baru. 

Astra Motor Yogyakarta Serahkan Beasiswa Safety Riding pada Siswa SMK di Wates dan Cilacap

Namun dikarenakan pandemi dan banyak anak melakukan pembelajaran di rumah, penjualan motor bekas pun tidak sebanyak saat tak ada pandemi.  

Meski demikian, lebih lanjut ia menjelaskan bahwa jenis skuter matic masih mendominasi penjualan motor bekas.

Terbanyak adalah Honda Beat, Vario dan Scoopy keluaran tahun 2016-2017.

Motor tersebut berada di harga sekitar Rp 10 jutaan.

Menurutnya, banyaknya orang yang memilih skuter matic lantaran ingin praktis saat berkendara. 

"Kalau sekarang kan jalan sudah mulai macet jadi pengennya yang praktis. Kalau peminat motor bebek memang masih ada, tapi sudah jarang, cuma satu dua saja,1" jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved