Breaking News:

PLN Siap Turunkan Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah

Harga per kilowatt hour (KWh) golongan rendah yang sebelumnya 1.467 per kWh, turun 22,5 per kWh menjadi 1.444,70 per kWh.

DOK. PLN
Logo PLN. 

TRIBUN-JOGJA.com – Surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Direktur Utama PT PLN (Persero), Senin (31/8/2020), menyampaikan Keputusan Menteri ESDM terkait Penurunan Tarif Adjustment untuk Pelanggan Golongan Rendah.

PLN pun menyatakan kesiapan dan dukungannya dalam melaksanakan ketentuan tersebut, mulai Oktober hingga Desember 2020.

Dengan begitu, harga per kilowatt hour (KWh) golongan rendah yang sebelumnya 1.467 per kWh, turun 22,5 per kWh menjadi 1.444,70 per kWh.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat akibat Covid-19, serta sebagai wujud kehadiran negara dalam memberi kemudahan dan solusi bagi para pelanggan listrik. 

Executive Vice President Communication and CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, saat ini listrik sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Sebab, seluruh aktivitas masyarakat ditopang pasokan listrik.

“Dengan adanya penurunan ini, pemerintah dan PLN ingin memberi ruang kepada pelanggan golongan rendah untuk lebih banyak memanfaatkan listrik dalam kegiatan ekonomi serta keseharian,” kata Agung, seperti dalam keterangan tertulisnya. 

Agung menambahkan, penurunan tarif bagi golongan rendah tersebut tidak menyertakan syarat apapun.

“Silakan nikmati dan gunakan listrik PLN dengan nyaman serta aman,” kata Agung. 

Adapun pelanggan yang mendapatkan penurunan tarif listrik antara lain:

1. R-1 TR 1300 volt amper (VA)

Halaman
12
Tags
PLN
Penulis: Inadha Rahma Nidya
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved