Gejala Kanker Kolon Seperti yang Merenggut Nyawa 'Black Panther' Chadwick Boseman

Kanker usus bisa sulit didiagnosis karena gejalanya - seperti sakit perut, sembelit, diare, penurunan berat badan, kelelahan

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Disney/Marvel
Chadwick Boseman Black Panther 

TRIBUNJOGJA.COM - Bintang film 'Black Panther' Chadwick Boseman meninggal dunia pada 28 Agustus 2020 kemarin.

Ia meninggal dunia empat tahun setelah divonis menderita kanker kolon stadium tiga. Ia tak pernah mengungkapkannya kepada publik terkait penyakitnya itu.

Ilustrasi organ dalam manusia.
Ilustrasi organ dalam manusia. (https://engineering.stanford.edu)

Sebenarnya apa kanker kolon itu? Apa saja gejala munculnya kanker kolon?

Dalam tiga dekade terakhir, penelitian secara konsisten menunjukkan peningkatan angka kanker usus besar atua yang biasa juga disebut kanker kolon dan penyakit terkait seperti kanker rektal di kalangan anak muda.

Orang yang berusia di atas 50 tahun masih memiliki risiko lebih besar terkena kanker usus besar secara keseluruhan. Namun, orang di bawah 50 lebih sering didiagnosis dengan bentuk penyakit yang sulit diobati dan lanjut.

Satu studi pada 1,2 juta pasien kanker usus besar dari 2004-2015 menemukan bahwa sebagian besar (51,6%) pasien di bawah 50 didiagnosis dengan stadium tiga atau empat. 40% orang di atas 50 tahun didiagnosis pada tahap selanjutnya.

Kanker usus bisa sulit didiagnosis karena gejalanya - seperti sakit perut, sembelit, diare, penurunan berat badan, kelelahan - bersama dengan penyakit seperti wasir, penyakit radang usus, atau sindrom iritasi usus besar.

Chadwick Boseman
Chadwick Boseman (IST)

Terlebih lagi, pengujian rutin tidak ditawarkan kepada orang yang berusia di bawah 50 tahun di banyak negara, termasuk AS.

Jika terdeteksi lebih awal, kanker usus besar sangat dapat diobati, dan tingkat kelangsungan hidup relatif lima tahun adalah sekitar 90% jika kanker tidak menyebar, menurut American Cancer Society .

Tetapi umum bagi pasien untuk tidak memiliki gejala sama sekali sampai penyakitnya stadium lanjut. Itulah mengapa penting untuk melakukan skrining secara teratur, terutama jika Anda memiliki faktor risiko.

Obesitas, pola makan yang buruk, dan genetika

Genetika merupakan faktor risiko utama kanker usus besar.

Ada bukti bahwa kasus kanker usus lebih mungkin terjadi pada orang yang lebih muda dengan riwayat penyakit dalam keluarga.

Kebiasaan makan juga berperan dalam risiko kanker usus, dan pola makan rendah serat dan / atau tinggi daging merah serta daging olahan dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut.

Beberapa ahli berhipotesis bahwa popularitas baru-baru ini dari makanan berat daging seperti keto dan paleo sebagian menjadi penyebab meningkatnya angka kanker.

Obesitas juga terkait dengan peningkatan risiko kanker usus, seperti kebiasaan kesehatan yang buruk seperti merokok dan penggunaan alkohol yang berlebihan.

Boseman dilaporkan "kebanyakan vegan," menurut majalah mode Mr. Porter.

Ras dan kanker usus besar

Orang kulit hitam mungkin terpengaruh secara tidak proporsional oleh kanker usus besar di AS, penelitian telah menunjukkan.

Itu, sebagian, karena rasisme, dan hambatan untuk mendapatkan perawatan medis.

Studi menunjukan bahwa stres yang berasal dari rasisme dan rintangan yang secara historis dihadapi orang Afrika-Amerika di AS juga memiliki dampak nyata pada kesehatan.

Gejala seperti pendarahan rektal, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, dan sembelit atau diare dapat menjadi tanda peringatan kanker usus besar.

Banyak gejala kanker usus besar juga dapat menunjukkan penyakit yang lebih biasa.

Misalnya, perubahan gerakan usus seperti sembelit atau diare dapat mengindikasikan kanker usus besar, tetapi juga sejumlah penyakit lain, termasuk infeksi, sindrom iritasi usus besar, atau penyakit radang usus.

Sakit perut, penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, dan kelelahan juga bisa menjadi gejalanya.

Tanda peringatan utama untuk kanker usus besar adalah pendarahan rektal atau tinja berdarah. Meskipun ini bisa jadi wasir, Anda juga harus berkonsultasi dengan profesional medis jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan ini.

Indikator unik lainnya dari kanker usus besar adalah perasaan tidak bisa buang air besar, menurut Mayo Clinic. (*/Insider)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved