Breaking News:

PMM Kempompok 86 Universitas Muhammadiyah Malang Bantu Warga Rejosari Belajar Daring

PENGABDIAN Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 86 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dilaksanakan di Desa Rejosari

Editor: Ikrob Didik Irawan
ist
Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 86 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang 

*Oleh: Laily Nur Fauziah, Mahasiswi Pendidikan Biologi Angkatan 2017 Universitas Muhammadiyah Malang

PENGABDIAN Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 86 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dilaksanakan di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

PMM ini didampingi oleh Putri Saraswati, S.Psi., M.Psi sebagai dosen pembimbing lapangan.

PMM 86 beranggotakan 5 orang yaitu, Indrawan, Habib, Laily, Indah, dan Ayu. Semua anggota PMM 86 berasal dari jurusan yang sama yaitu Pendidikan Biologi.

Kondisi perekonomi di Desa Rejosari tergolong cukup rendah, apalagi di era pandemi saat ini keuntungan di bidang pertanian dan perkebunan merosot sangat jauh.

Sehingga, orang tua siswa kesulitan dalam membeli paket data dan keberatan dengan kebijakan pemerintah yang menganjurkan untuk belajar secara daring.

Terlebih dalam pembelajaran yang dilakukan secara daring banyak hambatan yang terjadi di masyarakat salah satunya adalah kesulitan dalam mengakses internet dan membuka situs belajar anak.

Di dalam ruang lingkup pendidikan, guru, siswa, dan wali siswa sangat berperan penting dan berkesinambungan, sehingga harus ada keselarasan.

Jika wali siswa tidak mampu untuk mengakses internet dan membuka situs belajar anak dengan lancar maka proses pembelajaran yang terjadi tidak akan berjalan secara optimal.

Oleh karenanya masih perlu ada arahan dan sosialisasi yang dilakukan agar proses pembelajaran yang dilakukan secara daring akan berjalan dengan efektif.

PMM kelompok 86 berinisiatif untuk memberikan sosialisasi mengenai cara mencari sumber belajar di internet dengan mudah melalui smartphone secara door to door.

Koordinator PMM 86, Indrawan mengatakan, “Sosialisasi tentang cara mencari sumber belajar di internet sangat diperlukan mengingat pembelajaran yang dilakukan secara daring kurang efektif bagi siswa. Sehingga siswa sering mengalami salah konsepsi atau kesalahpahaman terhadap materi yang dipelajari. Ooleh karena itu siswa memerlukan bantuan internet untuk mengakses materi yang lebih lengkap”.

Kepedulian terhadap pendidikan yang sedang diterapkan saat ini tidak lepas dari latar belakang peserta PMM 86 yaitu sebagai calon tenaga pendidik.

Dengan adanya sosialisasi ini memberikan pembelajaran penting bagi peserta PMM yaitu lebih luas lagi mengenal berbagai kalangan masyarakat dan pengalaman ini dapat dijadikan gambaran ketika nanti akan mulai mengajar di sekolah. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved