Cara Lepas Stres Selama Pandemi Corona ala dr Shafira Vidiastri, Berlatih Muay Thai
Cara Lepas Stres Selama Pandemi Corona ala dr Shafira Vidiastri, Berlatih Muay Thai
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sehari-hari jika kondisi normal atau tidak sedang pandemi, dr Shafira Vidiastri harus melakukan praktik residen selama 36 jam non stop.
Namun, sejak Covid-19 melanda, jadwal praktik dokter kelahiran 20 April 1994 ini menjadi 12 jam saja sehari.
“Sebagai dokter kandungan, waktu kami rasanya bukan buat kami sendiri. Karena Covid-19 dibikin shift jadi 12 jam sehari sebab takut dokter kelelahan. Jadi baru punya waktu luang pas Covid-19 ini,” ungkapnya.
Sejak Januari 2018, Shafira menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Program Studi Spesialis Kebidanan dan Ilmu Kandungan FK-KMK UGM.
Perjalanan menjadi dokter residen untuk meraih gelar spesialis masih harus dijalaninya sekitar 1,5 tahun lagi.
Shafira bercerita, sejak Covid-19 melanda dirinya harus mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap setiap kali bertugas di rumah sakit.
“Waktu awal-awal karena belum mahir menggunakan APD jadi untuk pakai saja butuh waktu 15-20 menit. Pakainya bisa berjam-jam sampai seluruh tubuh berkeringat,” kisahnya.
• Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Warga Bantaran Kali Code Inisiasi Pasar Kali Online
Selain itu, jika biasanya ia berpraktik di RSUP Dr Sardjito dan beberapa rumah sakit lain yang terafiliasi di luar DIY, sejak pandemi ia dan rekan-rekan hanya berpraktik di RSUP Dr Sardjito.
“Baru mulai ke luar kota lagi tapi masih di sekitar DIY,” imbuh alumnus S-1 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY ini.
Dengan sedikit waktu luang yang ia dapatkan selama pandemi, Shafira memilih mengikuti olah raga beladiri muay thai.
“Ikut muay thai baru 2 bulan saat sebelum dan awal pandemi, 1-2 kali seminggu. Sekarang berhenti karena harus pembatasan interaksi dengan orang lain, olahraga sendiri dari rumah dulu. Tapi sepertinya bakal lanjut muay thai,” tuturnya.
Ia mengaku memilih olahraga asal Thailand itu agar sekaligus mendapatkan ilmu bela diri dan bisa melepas stres.
“Biar lebih fit karena biasanya kita kan sedentary lifestyle. Muay thai lebih senang daripada aerobic. Bisa sekalian bela diri. Juga untuk melepas stres,” ungkapnya.
Ditanya tentang tips dirinya menjaga kesehatan di tengah pandemi, Shafira mengaku rutin berolahraga 15-20 menit 2 kali seminggu, istirahat cukup, makan teratur, dan mematuhi prosedur kesehatan di rumah sakit. (Tribunjogja/Maruti Asmaul Husna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cara-lepas-stres-selama-pandemi-corona-ala-dr-shafira-vidiastri-berlatih-muay-thai.jpg)