UPDATE IHSG dan Nilai Tukar Rupiah Pagi Ini, Berikut Rinciannya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona merah di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (26/8/2020).
TRIBUNJOGJA.COM - Berikut update terkini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah pagi ini, Rabu (26/8/2020).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona merah di awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (26/8/2020).
Tribunjogja.com Melansir data RTI, pukul 09.16 WIB, IHSG berada pada level 5.330,15 atau turun 8,7 poin (0,16 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 5.338,88.
Sebanyak 119 saham melaju di zona hijau dan 164 saham di zona merah. Sedangkan 174 saham lainnya stagnan.
Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,14 triliun dengan volume 2,1 miliar saham.
Indeks saham Asia pagi ini dibuka fluktuatif, dengan kenaikan Hang Seng Hong Kong 0,01 persen.
Sementara indeks Shanghai Komposit naik 0,16 persen, indeks Nikkei naik 0,24 persen, dan indeks Strait Times naik 1,01 persen.
Sebelumnya, Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG hari ini diproyeksikan menguat terdorong oleh optimisme pasar terkait dengan tindakan AS dan China yang mulai melakukan evaluasi perjanjian perdagangan fase satu secara virtual .
“Pasar mungkin akan kembali menguat meskipun kita khawatir ada profit taking ya, sentimen positif muncul dari evaluasi kesepakatan AS dan China ditengah tensi kedua negara yang sedang memanas,” kata Hans kepada Kompas.com.
Indeks saham Eropa kemarin ditutup negatif dengan penurunan indeks FTSE 1,11 persen dan indeks Xetra Dax 0,04 persen.
Rupiah Menguat
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot Rabu (26/8/2020) dibuka menguat.
Melansir Bloomberg, pukul 09.21 WIB rupiah menguat pada level Rp 14.628 per dollar AS atau naik 22 poin (0,15 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp 14.650 per dollar AS.
Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, meskipun rupiah menguat pagi ini, pergerakan rupiah akan terbatas karena terdorong indeks saham Asia yang didominasi pada zona merah pagi ini.
“Sentimen positif dari kenaikan indeks saham AS semalam sepertinya mendapatkan perlawanan pagi ini, dimana indeks Asia negatif,” kata Ariston kepada Kompas.com.