Drama Korea
Seohyun SNSD Kembali ke Layar Kaca, Ingin Ungkap Sisi Lain Diri yang Berbeda dari Biasanya
Lama tidak tampil di layar kaca, Seohyun SNSD akan kembali bermain peran di drakor ‘Private Life’ bersama Goo Kyung Pyo. Baru-baru ini, Seohyun
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
"Aku benar-benar konyol dan suka bermain. Benar-benar keluar saat aku bersama anggota SNSD haha,” ungkap Seohyun.
“Saya hanya menjadi pemain reguler di variety show sekali dalam 13 tahun sejak debut saya. Itu MBC 'We Got Married’ dan itu sudah 10 tahun yang lalu,” teranya.
Pada saat itu, Seohyun hanya ditampilkan sebagai siswa yang sempurna, naif dan pemalu, tetapi dia memastikan dirinya benar-benar berubah sejak saat itu.
“Ketika saya berada di JTBC 'Ask Us Anything' dengan anggota SNSD tiga tahun lalu, saya menyadari bahwa saya belum benar-benar dapat menunjukkan bagaimana saya telah berubah selama bertahun-tahun," kata Seohyun.
“Saya lalu menari mengikuti 'Shake It' SISTAR dan saya tidak tahu bahwa itu akan menjadi topik percakapan yang besar,” katanya lagi.

Saat itu, warganet yang komentar di YouTube kaget dengan Seohyun yang tampak begitu bersemangat.
"Tapi biasanya saya memang seperti itu! Saya sama sekali tidak mencoba menari untuk membuat orang tertawa,” ungkap Seohyun.
Justru, dirinya terkejut melihat orang terkejut menonton dirinya berjoged.
“Saya hanya menari karena saya senang, jadi reaksi yang tidak terduga membuat saya bertanya-tanya, 'Mengapa ini terjadi?’,” kata perempuan kelahiran 1991 itu.
Pewawancara mengatakan bahwa publik mungkin terkejut bahwa Seohyun yang kale, bisa begitu bersemangat dengan sebuah lagu.
“Biasanya aku seperti itu,” jawab Seohyun.
"Saya tipe orang yang bertahan sampai akhir pesta minum meskipun saya tidak minum setetes pun alkohol,” ucapnya.
Seohyun juga menceritakan dirinya sempat bersama SNSD untuk merayakan ulang tahun Tiffany.
“Teman-teman memberku mengatakan bahwa pada hari itu akulah yang paling banyak heboh,” jelasnya.

Seohyun berbagi bahwa dia pernah merasakan tekanan di masa lalu atas transformasi citranya, bertanya-tanya mengapa orang hanya mencoba melihat satu sisi dirinya.