Penyebab dan Cara Mengobati Kram Perut Hingga Nyeri Punggung Saat Menstruasi

Dismenore adalah istilah medis yang berarti periode menstruasi yang menyakitkan. Ada dua jenis dismenore, primer dan sekunder.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM - Periode menstruasi bisa berlangsung ringan bagi beberapa remaja dan wanita muda Tetapi bagi yang lain, bisa jadi berat bahkan disertai kram yang menyakitkan. Biasanya terjadi pada bagian perut bawah hingga punggung.

Dalam istilah medis, keluhan ini disebut dismenore.

Ilustrasi
Ilustrasi (NET)

Apa itu Dismenore?

Dismenore adalah istilah medis yang berarti periode menstruasi yang menyakitkan. Ada dua jenis dismenore, primer dan sekunder.

Dismenore primer adalah jenis dismenore yang paling umum.

Kram (nyeri di area perut bagian bawah dan / atau punggung bawah) bisa dimulai 1-2 hari sebelum menstruasi datang dan bisa berlangsung 2-4 hari.

Sementara dismenore sekunder adalah kram dan, bagi sebagian orang, nyeri punggung bawah disebabkan oleh masalah medis seperti endometriosis atau penyakit radang panggul.

Apa penyebab kram saat menstruasi?

Kram menstruasi disebabkan oleh kontraksi rahim (saat rahim Anda mengencang dan rileks sehingga darah keluar dari rahim).

Lapisan rahim Anda melepaskan zat kimia khusus yang disebut "prostaglandin".

Zat-zat ini dapat meningkatkan intensitas kontraksi, terutama jika kadarnya meningkat. Tingkat prostaglandin yang tinggi juga dapat menyebabkan mual dan pusing.

Beberapa atau semua masalah ini mungkin dimulai satu atau dua hari sebelum menstruasi datang. Ini bisa berlangsung sebagian maupun sepanjang masa menstruasi Anda.

Keluhan ini bisa disebabkan oleh kondisi medis lain. Sehingga penting artinya bagi Anda untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

Apakah normal mengalami kram ringan selama menstruasi?

Ya, wajar jika mengalami kram ringan selama menstruasi karena kontraksi rahim.

Rahim adalah otot yang mengencang dan mengendur yang dapat menyebabkan nyeri menusuk atau kram.

Namun, jika ketidaknyamanan ini tidak hilang dengan obat yang dijual bebas sehingga menggangu aktivitas atau kramnya berlangsung parah, bisa jadi ada alasan lain untuk gejala Anda.

Wanita muda biasanya mengalami menstruasi yang tidak teratur saat pertama kali mulai menstruasi. Artinya, ovulasi (saat tubuh wanita menghasilkan telur) mungkin tidak akan terjadi selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun.

Jadi Anda mungkin tidak mengalami kram menstruasi saat pertama kali menstruasi.

Kram menstruasi mungkin lebih mungkin terjadi pada siklus di mana Anda berovulasi dan kadar prostaglandin lebih tinggi.

Setelah satu, dua, atau tiga tahun, ketika sistem hormonal Anda lebih matang, Anda mungkin mengalami kram menstruasi yang lebih menyakitkan.

Tapi Anda bisa mengalami kram menstruasi sejak menstruasi pertama bahkan saat Anda tidak sedang berovulasi.

Gejala lain selama menstruasi

Beberapa di antaranya mungkin mengalami beberapa gejala di bawah ini ;

- Mual (merasa ingin muntah)
- Muntah (muntah)
- Buang air besar / diare
- Sembelit
- Kembung di daerah perut Anda
- Sakit kepala
- Kepala terasa ringan (merasa lemas)

Apakah kram menstruasi sama dengan PMS (Pre-Menstrual Syndrome)?

Kram menstruasi tidak sama dengan PMS.

Gejala PMS seperti kembung, penambahan berat badan, dan kemurungan terjadi sebelum menstruasi wanita dimulai, dan menjadi jauh lebih baik saat menstruasi dimulai.

Di sisi lain, kram menstruasi biasanya memburuk pada hari pertama atau kedua periode dan memiliki penyebab dan pengobatan yang berbeda.

Pengobatan Kram Perut Saat Menstruasi

Jika Anda mengalami kram saat menstruasi, tidak ada salahnya untuk berkonsutasi dengan orang tua atau dengan dokter Anda.

Anda juga bisa mencoba meminum obat yang dijual bebas. Namun begitu, obat yang direkomendasikan atau diresepkan dokter tentu akan jauh lebih aman.

Obat-obatan ini adalah "anti-prostaglandin" yang membantu meredakan ketidaknyamanan, membuat aliran Anda lebih ringan, dan menyebabkan rahim Anda tidak terlalu kram.

Cari obat-obatan yang dijual bebas seperti ibuprofen atau naproxen sodium.

Minum obat ini saat Anda pertama kali mulai merasa tidak nyaman, dan lanjutkan meminumnya setiap 4-6 jam atau seperti yang direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan Anda

Karena jenis obat ini bisa membuat perut Anda sakit, Anda harus meminumnya dengan makanan.

Pastikan Anda membaca label untuk mengetahui seberapa banyak dan seberapa sering Anda harus minum obat.

Anda tidak boleh mengonsumsi produk ini jika Anda alergi terhadap obat seperti aspirin atau memiliki masalah perut.

Penting juga untuk tidak minum obat lebih dari yang dianjurkan atau diresepkan.

Cara lain mengurangi kram saat menstruasi

Coba lakukan pengobatan alami seperti kompres hangat yang diletakkan di perut Anda (perut bagian bawah).

Anda juga bisa berendam dalam air hangat.

Beberapa orang merasakan bahwa meningkatkan aktivitas fisik ternyata bisa membantu meringankan nyeri saat menstruasi, sementara yang lainnya, mengaku bahwa beristirahat dengan tenang untuk waktu yang singkat juga bisa membantu.

Anda juga bisa menjalani akupunktur, atau pengobatan alternatif yang terkadang direkomendasikan untuk mengobati kram menstruasi.

Selain itu, cobalah untuk makan makanan sehat, minum banyak cairan, dan banyak istirahat.
Berkonsultasilah pada dokter tentang perawatan apa yang paling cocok untuk Anda. (*/Young Women Health)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved