Bantul
Danais Tahap Pertama di Dinas Kebudayaan Bantul Terserap 98 Persen
Tahap pertama, Januari hingga Maret, dicairkan 10 persen atau senilai Rp 1,8 miliar dan diklaim mampu terserap hingga 98 persen.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Semua itu dilakukan sebelum pandemi.
Namun setelah merebak Covid-19, semua kegiatan seni dan budaya yang mendatangkan massa banyak dihentikan sementara.
Apalagi, dana keistimewaan untuk memfasilitasi kegiatan tersebut juga terkena refocusing.
• DPRD Kota Yogya Dukung Pemkot Fokuskan Alokasi Danais untuk Kegiatan Non Fisik
Nantinya, setelah tahap kedua dicairkan, kata dia, kegiatan kelompok seni di masyarakat akan kembali difasilitasi menggunakan dana keistimewaan.
Tetapi dengan catatan, tidak boleh mengumpulkan massa.
"Kami syaratkan daring. Karena kami masih khawatir terjadi klaster baru," ucap Nugroho.
Menurutnya, sejumlah kesenian sudah bisa dilaksanakan secara daring.
Satu di antaranya, ia menyebut, Sinematografi Ketoprak.
Pertunjukan Ketoprak digital itu bahkan menurutnya sudah menghasilkan satu judul dan akan terus dilanjutkan judul kedua dengan fasilitas dana keistimewaan. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/danais-tahap-pertama-di-dinas-kebudayaan-bantul-terserap-98-persen.jpg)