Pesan Mensos Juliari Batubara Pada Keluarga di Kulonprogo Terkait Pola Asuh dan Pendidikan Anak

Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari Batubara, memberikan materi tentang modul Pendidikan dan Pengasuhan Anak di Pertemuan Peningkatan Kemamp

Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari Batubara, saat memberikan materi tentang modul Pendidikan dan Pengasuhan Anak di Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Kulonprogo, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Pola pengasuhan dan pendidikan anak diharapkan menjadi satu fokus yang harus diperhatikan para orangtua.

Khususnya, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Setidaknya hal tersebut menjadi pesan Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari Batubara, saat memberikan materi tentang modul Pendidikan dan Pengasuhan Anak di Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Kulonprogo, Rabu (19/8/2020).

"Tidak ada orangtua yang tidak menginginkan anaknya sekolah tinggi, menjadi orang yang berhasil, semua itu startnya selalu dari rumah," kata Mensos.

Menurutnya, Pendidikan dan Pengasuhan Anak merupakan salah satu modul yang diajarkan dalam P2K2 kepada KPM PKH.

Selain Pendidikan dan Pengasuhan Anak, terdapat empat modul lainnya, yaitu Pengelolaan Keuangan dan Perencanaan Usaha, Kesehatan dan Gizi, Perlindungan Anak, serta Kesejahteraan Sosial (Lansia dan Disabilitas).

Juliari mencontohkan pengasuhan dan pendidikan kepada anak bisa berupa menerapkan dialog agar anak mampu melindungi dirinya sendiri ketika berada di luar rumah.

Lebih lanjut, Mensos Juliari menekankan bahwa kunci pendidikan di rumah adalah ibu.

"Kalau (tugas) itu bisa dilakukan dengan baik, pendamping hanya tinggal mengingatkan saja, Insya Allah anak-anak kita semua menjadi anak-anak yang tumbuh besar sesuai dengan apa yang kita harapkan," tegas Juliari.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin, mengatakan P2K2 dilakukan sebagai kontrol bagi pemanfaatan bansos PKH oleh KPM.

"Misalnya, tentang apakah uangnya sudah diterima, apa yang menjadi kendala, bagaimana cara mengambil bantuan, bahkan dalam masa pandemi seperti saat ini," ujar Pepen.

Penghargaan kepada KPM Graduasi Mandiri

Kegiatan P2K2 itu disertai dengan acara penyerahan penghargaan kepada KPM Graduasi.

Murni Caturwati (51), KPM PKH asal Kabupaten Kulonprogo yang menerima penghargaan langsung dari Mensos atas keputusannya graduasi mandiri, mengisahkan proses yang ia lalui sebelum menerima bantuan PKH.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved