Breaking News:

Gunungkidul

Peletakan Batu Pertama, RSI Gunungkidul Ditargetkan Beroperasi di 2021

Arip Faturohman selaku pemilik RSI Gunungkidul mengatakan kehadiran rumah sakit swasta berbasis pelayanan syariah ini untuk memenuhi kebutuhan masyara

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Badingah (baju kuning) saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Gunungkidul, Kamis (20/08/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul Badingah meresmikan dimulainya pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) di Kalurahan Ngipak, Karangmojo. Peresmian itu ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis (20/08/2020).

Arip Faturohman selaku pemilik RSI Gunungkidul mengatakan kehadiran rumah sakit swasta berbasis pelayanan syariah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Karangmojo dan sekitarnya.

"Kami optimis kehadiran RSI Gunungkidul bisa diterima dengan baik oleh masyarakat, karena sesuai dengan kebutuhan mereka," kata Arip usai seremoni peletakan batu pertama dilakukan.

Arip menggandeng dr. Sagiran sebagai investor dari pembangunan RSI Gunungkidul.

Sagiran menjelaskan konsep syariah yang diterapkan di rumah sakit bukanlah hal yang baru.

Sebab Majelis Ulama Indonesia (MUI) lewat Dewan Syariah Nasional sudah mengeluarkan Fatwa No. 104/2016 tentang operasional rumah sakit berbasis syariah.

Viral di Medsos Immawan & Martanty Dapat Rekomendasi di Pilkada Gunungkidul, Ini Respon DPD Nasdem

"Konsep syariah ini juga sudah merambah ke berbagai bidang, seperti perhotelan, bank, hingga wisata," jelas Sagiran.

Sagiran optimis gedung RSI akan rampung dan mulai beroperasi akhir 2021 nanti.

Tahap pertama pembangunan akan menyediakan 50 kamar pasien, sehingga statusnya menjadi RS tipe D.

Ke depan, kapasitas RS akan dikembangkan pada tahap kedua pembangunan.

Rencananya akan ada 100 hingga 200 kamar, sehingga tingkatannya naik menjadi tipe C.

"Secara keseluruhan luas lahan RSI Gunungkidul mencapai 1,1 hektar. Jadi sangat mungkin dilakukan perluasan," kata Sagiran.

Kepala DPP Gunungkidul Sebut Iklim Jadi Kendala Produktivitas Pangan

Badingah memandang kehadiran RSI Gunungkidul bisa menciptakan kompetisi yang sehat, terutama bagi RS milik pemerintah agar semakin meningkatkan pelayanannya.

Selain mampu bersaing, Badingah juga berharap RSI Gunungkidul bisa membantu pemerintah daerah terkait pelayanan kesehatan pada masyarakat secara luas.

"Tentunya kami ingin RSI Gunungkidul bisa memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat saat sudah beroperasi nanti," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved