Prediksi Lyon vs Bayern Munchen Semifinal Liga Champions, Preview Laga dan Prakiraan Line Up
Laga semifinal Liga Champions antara Lyon vs Bayern Munchen akan digelar mulai pukul 02.00 WIB dini hari nanti
TRIBUNJOGJA.COM - Olympique Lyon akan menghadapi klub raksasa Jerman Bayern Munchen pada semifinal Liga Champions, Kamis (20/8/2020) dini hari waktu Indonesia.
Laga semifinal Liga Champions antara Lyon vs Bayern Munchen akan ditayangkan oleh stasiun televisi SCTV, mulai pukul 02.00 WIB dini hari nanti.
Laga Lyon kontra Bayern Munchen di semi final Liga Champions Kamis dini hari bakal menjadi pertemuan yang ke-9 kedua tim.
Sebelumnya, dari delapan kali berhadapan, Bayern Munchen hanya dua kali kalah dari Lyon.
Selebihnya, Bayern Munchen empat kali menang dan sisanya, yaitu 2 kali kalah dari Lyon.
• 5 Alasan Bayern Munchen Akan Kalahkan Lyon di Semifinal Liga Champions
• Olympique Lyon vs Bayern Munchen, Siapa Lawan PSG di Final Liga Champions?
Pemenang dari laga Lyon vs Bayern nantinya akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain yang sudah lolos ke final terlebih dahulu.
Di atas kertas, Bayern Munchen sangat diunggulkan untuk bisa mengalahkan Lyon dan lolos ke final Liga Champions.
Tren performa positif sejak fase grup ataupun setelah lockdown pandemi menjadi dasar mengapa Bayern Munchen sangat diunggulkan.
Bayern Munchen sejak fase grup sampai perempat final Liga Champions masih belum terkalahkan dengan catatan menyapu bersih sembilan laga.
Terkini, Bayern Munchen meraih tiket semifinal seusai menang telak 8-2 atas raksasa Spanyol, Barcelona.
Torehan ke gawang Barcelona membuat Bayern Munchen kini sudah mengoleksi 39 gol di Liga Champions hanya dari sembilan laga.
Itu artinya, rata-rata gol Bayern Munchen di Liga Champions musim ini mencapai 4,33 per laga.
Angka itu sudah menjadi yang terbaik dalam sejarah Liga Champions melewati rekor Real Madrid yang memiliki rata-rata 3,15 gol per laga pada musim 2013-2014.
Agresivitas Bayern Munchen itu membuat rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions berpeluang pecah tahun ini.
Rekor itu sejauh ini masih dipegang Barcelona yang mencetak 45 gol dari 16 laga Liga Champions musim 1999-2000.
Hasil laga melawan Barcelona sekaligus memperpanjang rekor 100 persen kemenangan Bayern Munchen setelah lockdown pandemi menjadi 13 pertandingan di semua kompetisi.
Konsistensi itu membuat pelatih Bayern Munchen, Hans-Dieter Flick, kemungkinan besar tidak banyak mengubah susunan pemain pada laga melawan Lyon.
• Rahasia Ruang Ganti Bayern Jelang Lawan Lyon, Tak Ada Pesta Setelah Kalahkan Barca
• Lyon vs Bayern Munchen - LINK Live Streaming SCTV Semifinal Liga Champions: H2H dan Prediksi Line Up
Duo Robert Lewandowski dan Thomas Mueller di lini depan dipastikan tetap menjadi andalan Hansi Flick.
Duet itu kemungkinan besar masih akan ditopang oleh Serge Gnabry dan Ivan Perisic dari sisi sayap.
Di lini tengah, Thiago Alcantara adalah pilihan terbaik yang dimiliki Hansi Flick untuk mengisi peran pengatur serangan.
Adapun komposisi kuartet di lini belakang Bayern dipastikan tetap diisi oleh Alphonso Davies, David Alaba, Jerome Boateng, dan Joshua Kimmich.
Agresivitas Davies dan Kimmich dari sektor bek sayap menjadi salah satu kunci kemenangan telak Bayern Munchen atas Barcelona.
Di posisi penjaga gawang, Manuer Neuer tentu tidak tergantikan karena pengalaman dan statusnya sebagai kapten Bayern Munchen.
Tren performa positif ditambah kualitas dan kedalaman skuad membuat Bayern Munchen sangat diunggulkan pada laga nanti.
Meski demikian, Bayern Munchen tetap harus waspada jika tidak ingin menjadi korban ketiga Lyon.
Lyon melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan dua tim favorit juara, yakni Juventus dan Manchester City, di fase gugur.
Salah satu kunci dari keberhasilan Lyon melangkah ke semifinal adalah strategi pertahanan berlapis dengan menempatkan dua gelandang jangkar di lini tengah.
Pelatih Lyon, Rudi Garcia, tercatat menggunakan empat formasi berbeda, yakni 4-3-3, 4-2-3-1, 3-5-2, dan 4-4-2 musim ini.
Dari seluruh formasi yang digunakan, Rudi Garcia selalu menggunakan dua gelandang jangkar.
Rudi Garcia kemungkinan akan menggunakan skema 3-5-2 untuk meredam agresivitas lini tengah Bayern Munchen pada laga nanti.
Strategi lima gelandang Rudi Garcia terbukti ampuh membuat lini depan Man City dan Juventus frustrasi.
Thiago Mendes dan Maxence Caqueret adalah dua gelandang jangkar yang kemungkinan kembali menjadi tumpuan Rudi Garcia pada laga melawan Bayern Munchen.
Lyon diprediksi akan menggunakan strategi serangan balik dengan mengandalkan kecepatan duo Memphis Depay dan Karl Toko Ekambi di lini depan.
Gelandang asal Perancis keturunan Aljazair, Houssem Aouar, dipastikan tetap akan diandalkan Rudi Garcia untuk mengatur aliran bola.
Keberhasilan Lyon menyingkirkan tim sekelas Juventus dan Man City membuat Bayern Munchen harus berhati-hati.
Selain itu, Lyon saat ini juga berambisi mencetak sejarah dengan lolos ke final Liga Champions untuk pertama kalinya.
Lyon tentu juga ingin membalas memori buruk musim 2009-2010. Lyon pada musim tersebut gagal ke final Liga Champions setelah kalah agregat 0-4 dari Bayern Munchen.
Laga nanti diprediksi akan berjalan ketat dengan Bayern Munchen mendominasi penguasaan bola.
Bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik adalah cara terbaik yang bisa dilakukan Lyon untuk memperbesar peluang menang.
Jika memilih bermain terbuka dan meladeni permainan Bayern Munchen, Lyon seperti akan bunuh diri karena di atas kalah kualitas pemain.
Prediksi starting line up Lyon Vs Bayern Munchen :
Lyon (3-5-2): 1-Anthony Lopes; 5-Jason Denayer, 6-Marcelo, 20-Marçal; 14-Leo Dubois, 12-Thiago Mendes, 25-Maxence Caqueret, 8-Houssem Aouar, 27-Maxwel Cornet; 7-Memphis Depay, 21-Toko Ekambi
Bayern Munchen (4-2-3-1): 1-Manuel Neuer; 32-Joshua Kimmich, 17-Jerome Boateng, 27-David Alaba, 19-Alphonso Davies; 18-Leon Goretska, 6-Thiago Alcantara; 22-Serge Gnabry, 25-Thomas Mueller, 14- Ivan Perisic; 9-Robert Lewandowski
( tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/prediksi-lyon-vs-bayern-munchen.jpg)